Yogyakarta

Program Sepatu Jolifa DIY Sabet Penghargaan Nasional

Program Sistem Perpustakaan Terpadu Jogja Library for All (Sepatu Jolifa) milik Pemda DIY mendapatkan penghargaan TOP 45 Sinovik 2019 yang diadakan ol

Tayang:
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Masyarakat yang teredukasi adalah kunci dari kesejahteraan bersama.

Untuk itu, Sepatu Jolifa juga mengambil peran dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan literasi.

“Bersama Sepatu Jolifa, kita menuju masyarakat DIY yang literat dan sejahtera. Sehingga nantinya kita mampu mewujudkan tataran Hamemayu Ajining Pustaka,” paparnya.

Pada ajang penghargaan untuk kepala instansi pemerintah, baik Kementerian, Lembaga, pemerintah daerah, maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut.

Tahun 2019 ini, Sepatu Jolifa telah bersaing dengan 3.156 proposal inovasi se-Indonesia.

Dari ribuan inovasi itu, disaring menjadi 99 inovasi, yang kemudian diseleksi oleh Tim Panel Independen dalam tahapan wawancara, serta survei lapangan.

Dari tahap itu, kemudian ditentukan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik dimana DIY menjadi salah satu penerima penghargaannya.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin dalam laporannya menyampaikan, kompetisi inovasi bisa menjaga roda birokrasi tetap dinamis, adaptif, dan antisipatif terhadap gelombang perubahan.

“Penghargaan ini adalah simbol kuat dan solidnya upaya pemerintah menghadirkan kualitas pelayanan publik yang menjawab harapan masyarakat,” ungkap Menteri Syafruddin.

Hadir dalam acara ini, Menteri Luar Negeri, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Perdagangan, Menteri Dalam Negeri, para pimpinan daerah se-Indonesia yang menerima penghargaan, para pimpinan lembaga dan pemerintah daerah lainnya serta pejabat dari berbagai instansi pemerintah.

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyampaikan, lahirnya inovasi-inovasi daerah termasuk DIY ini merupakan tanda kemajuan bangsa. Lahirnya inovasi bersumber dari inisiatif, pengetahuan, serta teknologi.

Inovasi diciptakan untuk mempermudah urusan masyarakat, meningkatkan kualitas hidup setiap individu, meningkatkan ekonomi warga bahkan meningkatkan kesehatan masyarakat.

"Inovasi wujud kemajuan bangsa yang paling mahal nilainya. Kemajuan suatu bangsa memang diukur dari nilai tambah untuk bisa meningkatkan pelayanan pada masyarakat,” ujar Jusuf Kalla. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved