Rumah Pahlawan Nasional Prof dr Sardjito di Jogja Dijual, Ahli Waris Berharap Dibeli UGM
Ahli waris Rektor pertama UGM, Prof dr Sardjito memutuskan untuk menjual rumah peninggalan yang berada di Jalan Cik Di Tiro Nomor 16
Penulis: HAS | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- Ahli waris Pahlawan Nasional dan Rektor pertama UGM, Prof. dr. Sardjito, sepakat menjual rumah peninggalan di Jalan Cik Di Tiro, Yogyakarta, demi menghindari potensi konflik keluarga.
- Rumah seluas 1.000 meter ini merupakan saksi bisu diskusi kebangsaan tokoh nasional serta tempat dr. Sardjito mengembangkan berbagai inovasi medis dan vaksin.
- Pengelola berharap rumah tersebut dibeli oleh institusi seperti UGM atau UII untuk dijadikan museum atau fasilitas sosial agar nilai sejarahnya tetap terjaga
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ahli waris Rektor pertama Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof dr Sardjito memutuskan untuk menjual rumah peninggalan yang berada di Jalan Cik Di Tiro Nomor 16, Terban, Kota Yogyakarta.
Keputusan itu diambil untuk menghindari potensi perpecahan keluarga terkait pengelolaan warisan di masa depan.
Adapun rumah warisan milik Pahlawan Nasional Prof dr Sardjito itu berdiri di atas lahan seluas 1000 meter.
Bangunannya bergaya klasik dengan atap segitiga runcing.
Rumah tersebut merupakan tempat tinggal dr. Sardjito.
Di rumah ini, dulunya dr. Sardjito sering menggelar diskusi kebangsaan dengan sejumlah tokoh politik nasional.
Adapun sejak 1980, rumah tersebut diurus oleh Budhi Santoso, yang tak lain adalah adik dari istri Sardjito, Soeko Emmi.
Kabar dijualnya rumah milik Pahlawan Nasional sekaligus rektor pertama UGM Prof dr Sardjito ini sudah beredar di media sosial.
Budhi pun membenarkan kabar soal ditawarkannya rumah peninggalan dr Sardjito tersebut.
Menurutnya, keputusan untuk menjual rumah tersebut sudah disepakati oleh para ahli waris.
"Dengan berat hati saya sampaikan kepada para ahli waris, dan mereka setuju kalau ini dilepas. Saya berharap yang membeli adalah orang terbaik," ujar Budhi saat ditemui di lokasi, Rabu (13/5/2026).
Penuh Sejarah
Rumah tersebut menjadi saksi kiprah dr.Sardjito di dunia pendidikan ketika menjadi Rektor pertama UGM.
Pun menjadi bukti cinta pada istrinya, Soeko Emmi. Di rumah itu, dr. Sardjito menemukan jamu untuk kesembuhan sang istri yaitu Calcusol.
| UGR Tol Yogyakarta-YIA Cair, Godaan Sales Datang Bertubi-tubi |
|
|---|
| Tepergok Chattingan dengan Pria Lain, Istri Kalap 2X Sayat Suami Pakai Pisau, Upaya Kabur Gagal |
|
|---|
| Puluhan Warga Garongan Mengaku Juga Ditarik Uang oleh Lurah, Mengadu ke Bupati Kulon Progo |
|
|---|
| Ramai Diserbu Sales, Warga Pengasih Kulon Progo Diimbau Gunakan UGR Tol Yogyakarta-YIA Secara Bijak |
|
|---|
| Libur Panjang di Jogja? HeHa Forest Hadirkan 'Summerest', Camping Mewah Mulai Rp200 Ribuan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Rumah-Pahlawan-Nasional-Prof-dr-Sardjito-di-Jogja-Dijual-Ahli-Waris-Berharap-Dibeli-UGM.jpg)