Bantul

Musim Kemarau, Budidaya Ikan Air Tawar Rentan Terserang Penyakit

Pasalnya, perubahan suhu menjadi dingin dan berkurangnya volume air, mengakibatkan ikan mudah terserang penyakit dan akhirnya mati.

Musim Kemarau, Budidaya Ikan Air Tawar Rentan Terserang Penyakit
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Plt Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Bantul, Bambang Pin Erwanta 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pembudidaya ikan air tawar di Kabupaten Bantul diminta agar selalu waspada dan rutin mengganti ataupun menambah volume air selama musim kemarau.

Pasalnya, perubahan suhu menjadi dingin dan berkurangnya volume air, mengakibatkan ikan mudah terserang penyakit dan akhirnya mati.

"Budidaya ikan itu intinya pada kualitas air sebagai sarana kehidupan ikan. Caranya mungkin sering diganti. Katakanlah ada lima meter kubik, dua pertiga selama dua atau tiga minggu diganti. Dengan harapan kualitas air baik," kata Plt Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Bantul, Bambang Pin Erwanta, ditemui Jumat (28/8/2019).

Produksi Ikan Air Tawar di Kota Magelang Digenjot

Bambang menyebutkan sejumlah penyakit pada ikan yang sering ditemui saat musim kemarau adalah jamur dan bakteri.

Bakteri biasanya muncul karena faktor pakan yang terlalu banyak mengendap diatas permukaan kolam.

Pakan tersebut membusuk dan memicu berkembangnya bakteri.

Sedangkan untuk penyakit Jamur, kata Bambang, penyebabnya, bisa diakibatkan oleh daya tahan ikan yang lemah karena kekurangan pakan.

"Ikan yang terserang bakteri ataupun penyakit jamur itu bisa mengakibatkan kematian," terang dia.

Hingga akhir Agustus, dari 300 kelompok Rumah Tangga Pembudidaya (RTP) ikan air tawar yang tersebar di 17 kecamatan di Kabupaten Bantul menurut dia masih relatif aman.

Belum ada laporan adanya indikasi wabah penyakit jamur dan bakteri yang menyerang pada ikan secara masif.

Camat Prambanan Pastikan Air Masih Mencukupi untuk Pertanian

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved