Kriminalitas

Kawanan Pencopet Spesialis Ponsel Ditangkap di Kulon Progo

Aksi kawanan tersebut terbongkar setelah polisi mendapat laporan masyarakat adanya aksi pencurian di SPBU Ngraman, Pengasih.

Kawanan Pencopet Spesialis Ponsel Ditangkap di Kulon Progo
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Kawanan pencuri spesialis handphone diamankan Polres Kulon Progo. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Empat orang warga Jawa Timur diamankan jajaran Satreskrim Polres Kulon Progo terkait kasus pencurian telepon seluler, Senin (26/8/2019).

Dari informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, kawanan pencopet ini telah beraksi di sejumlah titik pertunjukan musik.

Aksi kawanan tersebut terbongkar setelah polisi mendapat laporan masyarakat adanya aksi pencurian di SPBU Ngraman, Pengasih.

Saat dilakukan penggeledahan terhadap mobil yang dibawa pelaku, petugas menemukan 42 unit ponsel di dashboard mobil yang telah dimodifikasi.

Palette X Wardah: Tutorial Make Up ke Kondangan yang Antiribet

Para pelaku itu lantas diamankan ke Polres Kulon Progo dan belakangan diketahui bahwa mereka telah mencopet di dua lokasi yakni di titik Nol Kilometer Yogyakarta dan di Brebes, Jawa Tengah.

"Mereka mengaku sudah melakukan aksinya di dua lokasi tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Kulon Progo, AKP Ngadi, Selasa (27/8/2019).

Keempat orang tersangka yang diamankan yakni KS (36) warga Parugede, Surabaya ; AM (27) dan RM (26) warga Semampir, Surabaya ; dan II (35) warga Kriyan, Sidoarjo.

Ada satu tersangka lain yang berhasil kabur dan kini masih dalam pencarian polisi yakni SA (21), warga Sidoarjo.

Aksi kawanan ini terbilang cukup rapi dan masing-masing orang punya peran tersendiri.

SA berperan sebagai eksekutor pemetik barang incaran sedangkan rekannya ada yang menjadi penerima barang dan pengumpul barang curian sebelum dibawa ke mobil. 

Polresta Bekuk Pencuri Bermodus Ojek Online

"Mereka sengaja menyasar lokasi konser yang ramai orang. Kami sudah berkoordinasi dengan Polres wilayah lain dan memang ada beberapa laporan penonton konser jadi korban pencurian," kata Ngadi.

Ngadi mengatakan pihaknya akan merilis nomor IMEI ponsel yang dicuri itu dan masyarakat yang merasa kehilangan bisa menghubungi Polres Kulon Progo.

Adapun para tersangka kini dijerat dengan pasal 480 jo 481 subsider pasal 55 KUHP tentang penadah hasil curian dengan ancaman 7 tahun penjara.

Seorang di antara tersangka, AM, berdalih hanya menerima ajakan SA dalam aksi tersebut.

Pemuda yang berprofesi sebagai sopir mobil boks ini mengaku awalnya hanya diminta mengantar ke Yogyakarta namun kemudian justru ada tindakan pencurian tersebut. (*)

Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved