Kisah Mantan Pemain PSIM dan PSS yang Jadi Pengusaha Fotokopi di Wonosari

Nahas bagi Tony. Saat merumput di klub tersebut, honor selama dua bulan tidak dibayarkan hingga sekarang

Kisah Mantan Pemain PSIM dan PSS yang Jadi Pengusaha Fotokopi di Wonosari
Tribun Jogja/Suluh Prasetyo
Nikmati sajian Harian Tribun Jogja hari ini 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Trauma cedera dan honor macet, mantan pemain PSIM Yogyakarta dan PSS Sleman ini memilih membuka usaha fotokopi di Wonosari.

Adalah Tony Yuliandri, mantan pemain dua klub sepak bola DIY yang kini memilih gantung sepatu di usianya yang masih produktif. Cedera lutut yang cukup parah dan pernah mengalami honor tidak dibayar membuatnya banting setir menjadi pengusaha.

Tiga musim Tony membela Laskar Mataram. Setelah itu ia nekat mencari suasana baru dan bermain di klub yang berada di Timor Leste.

"Saat itu kompetisi sempat berhenti, lalu ada ajakan untuk bermain di Timor Leste. Di tahun yang sama saya lalu pindah ke sebuah klub di Jawa Tengah," ucapnya, Saat ditemui Tribunjogja di tempat usahanya, Kamis (22/8/2019).

Nahas bagi Tony. Saat merumput di klub tersebut, honor selama dua bulan tidak dibayarkan hingga sekarang. "Kalau dihitung, dua bulan seharusnya saya mendapatkan kurang lebih Rp10 juta," ucapnya.

Nasib kurang bersahabat kembali lagi mengadang Tony. Sebagai pemain sepak bola, cedera lutut yang cukup parah membuat dirinya harus menjalani operasi.

Berita selengkapnya, simak di edisi cetak Tribun Jogja hari ini. (*)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: wid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved