Sleman

Kepala DLH Kota Yogya: 80 Persen Sumur di Kota Terkontaminasi Bakteri E-coli

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Suyana menyebut 80 persen sumur di Kota Yogyakarta tercemar bakteri E-colli.

Kepala DLH Kota Yogya: 80 Persen Sumur di Kota Terkontaminasi Bakteri E-coli
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Suyana menyebut 80 persen sumur di Kota Yogyakarta tercemar bakteri E-colli.

Menurutnya pola hidup masyarakat masih perlu ditingkatkan.

"Masyarakat sebagai agen perubahan, memang perlu ada perbaikan. Menata kota kan berawal dari kampung. Kampung yang baik, nanti juga akan berpengaruh pada kota,"katanya, Selasa (20/8/2019).

Cemari Saluran Irigasi, Tiga Perusahaan Kena Sanksi Administrasi

"Sungai jadi satu hal yang tak bisa dipisahkan dari peradaban manusia. Kualitas air memang jadi problem tersendiri, sungai masih ditemukan sampah. Pengolahan limbah rumah tangga dan keberadaan septic tank juga masih belum sesuai standar, sehingga bisa mencemari sumur warga,"sambungnya.

Bakteri E-colli rupanya berbahya bagi tubuh, khususnya pencernaan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Fita Yulia mengatakan bahwa bakteri Colli biasanya terkontaminasi dari septic tank yang lokasinya berdekatan dengan sumur warga.

Jika dikonsumsi, bakteri tersebut dapat menimbulkan diare.

Karena bakteri Colli hidup di usus manusia, yang mana menjadi saluran pencernaan.

Untuk menghindarinya, cara memasak harus benar.

Sebab bakteri Colli akan mati jika dimasak dengan cara yang benar.

Bakteri dari Tinja Sumbang Nilai Buruk IKA

"Bakteri Colli hidup di usus, saluran pencernaan. Dampak yang ditimbulkan adalah diare. Maka harus dimasak dengan cara yang benar. Harus benar-benar mendidih airnya, kalau sudah mendidih jangan lgsung matikan, tunggu 10 sampai 15 menit dulu,"katanya.

"Yang dikhawatirkan adalah kalau air digunakan untuk kumur-kumur kemudian tertelan. Itu yang perlu diperhatikan," tutupyaa.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved