Gunungkidul
Diduga Depresi dan Sakit Menahun Lansia di Gunungkidul Ini Gantung Diri
Kapolsek Playen, AKP Yusuf Tianotak mengatakan, saat ditemukan korban sendiri dalam posisi gantung diri di bekas bangunan kamar mandi.
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo
TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Kasus bunuh diri kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, tepatnya di Desa Plembutan, Kecamatan Playen, Kamis (01/08/2019) pagi.
Kali ini pelaku bunuh diri adalah seorang lansia, bernama Wagiman (70).
Ia nekat mengakhiri hidupnya di sebuah bangunan bekas kamar mandi.
Kapolsek Playen, AKP Yusuf Tianotak mengatakan, saat ditemukan korban sendiri dalam posisi gantung diri di bekas bangunan kamar mandi.
• Pemuda Gantung Diri dan Tinggalkan Surat untuk Istrinya yang Berusia 42 Tahun, Isinya Begini
Korban sendiri menggunakan kain sarung untuk melancarkan aksinya.
"Korban meninggal dunia di bekas kamar mandi rumahnya yang dulu pernah ditinggali. Selama ini korban diketahui mengalami depresi dan sakit yang tak kunjung sembuh," katanya.
Yusuf menjelaskan depresi dialami korban setelah istrinya meninggal dunia satu tahun silam. Ditambah lagi pelaku sedang dalam keadaan tidak sehat, yaitu menderita penyakit stroke.
• Ketergantungan terhadap Kursi Roda Tak Halangi Warga Bantul Ini Berangkat Haji
"Dugaan kami motif pelaku menderita depresi," katanya.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Anak Agung Putra Dwipayana menambahkan informasi yang diterima dari polsek Playen menunjukan tidak ada tanda-tanda kekerasan.
"Saat ini pelaku sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Disimpulkan bahwa korban murni gantung diri, selanjutnya pelaku diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan sesuai dengan kepercayaan korban," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)