Sleman

Buntut Pemasangan Patok, Lahan Pertanian Sleman Berpotensi Terdampak

Pemasangan patok penanda oleh Ditjen Perkeretaapian sempat meresahkan warga Dusun Sanden, Sumberadi, Mlati, Sleman beberapa hari lalu.

Buntut Pemasangan Patok, Lahan Pertanian Sleman Berpotensi Terdampak
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kepala DP3 Sleman Heru Saptono 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemasangan patok penanda oleh Ditjen Perkeretaapian sempat meresahkan warga Dusun Sanden, Sumberadi, Mlati, Sleman beberapa hari lalu.

Meski demikian pengukuran untuk rencana pengembangan jalur kereta penumpang tersebut saat ini dihentikan sementara oleh Balai Teknik Perkeretaapian (BTP).

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Sleman Heru Saptono mengaku sempat ikut risau. Pasalnya patok tersebut juga dipasang di persawahan milik warga.

Patok Jalur Kereta Terpasang di Sawah, DP3 Sleman Sebut Tidak Ada Pemberitahuan

"Wajarnya kan diinformasikan lahan pertanian yang terdampak luasnya berapa. Tapi ini juga tidak ada pemberitahuan sama sekali," tutur Heru saat dihubungi pada Kamis (01/08/2019).

Menurut Heru, jika pengukuran tetap dilanjutkan tanpa pemberitahuan seperti sebelumnya, maka lahan pertanian bisa terdampak rencana pembangunan tersebut.

Secara otomatis, kondisi tersebut juga berpotensi berdampak pada hasil pertanian.

Apalagi jika pengukuran dilakukan di lahan pertanian berkelanjutan.

Warga Resah karena Lahannya Dipatok Tanpa Pemberitahuan

Ia pun berharap dari Ditjen Perkeretaapian atau instansi terkait bersedia berkomunikasi dengan Pemkab Sleman mengenai rencana pembangunan jalur kereta.

"Sebisa mungkin tetap harus ditinjau kembali," tegas Heru.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved