Sleman

Koperasi dan UMKM di Sleman Menggeliat

Menurutnya dari kegiatan Usaha UMKM tersebut mampu menghasilkan omset sebesar Rp 4,2 triliun dengan total aset Rp 1,08 triliun.

Penulis: Santo Ari | Editor: Ari Nugroho
Istimewa
Kabupaten Sleman telah menyelenggarakan Koperasi dan UKM Expo, dari tanggal 25-27 Juli 2019 di Atrium Jogja City Mall (JCM), Jl. Magelang, Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kabupaten Sleman telah menyelenggarakan Koperasi dan UKM Expo, Sabtu (27/7/2019), di Atrium Jogja City Mall (JCM), Jl. Magelang, Sleman.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari yang sengaja diselenggaran di mal ini dimaksudkan agar masyarakat semakin mengenal UKM dan koperasi.

Adapun Koperasi dan UKM Expo ini merupakan rangkaian acara Hari Koperasi tingkat DIY.

Ada sebanyak 58 koperasi dan UKM dari Kabupaten Sleman dan wilayah lainnya di DIY yang turut memeriahkan acara yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman ini.

Rayakan Hari Koperasi Ke-72, Pemkab Sleman Luncurkan 3 Aplikasi UMKM

Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, yang hadir untuk menutup kegiatan ini menjelaskan geliat koperasi dan UKM di Kabuaten Sleman semakin hari semakin meningkat.

Dibandingkan dengan produk yang dijual di pasar modern, produk milik koperasi dan UKM juga tak kalah baiknya.

"Perusahaan besar umumnya dimulai dari usaha kecil. Maka rasa percaya diri dan motivasi untuk berkembanglah yang kemudian dapat membuat usaha kita menjadi besar," ucapnya.

Lebih lanjut Sri Muslimatun menyampaikan bahwa pemerintah melalui Dinas Koperasi dan UKM selalu siap memberi bimbingan dan pelatihan untuk menigkatkan ketrampilan para pelaku koperasi dan UKM di Kabupaten Sleman.

"UKM yang kurang terampil diberi pelatihan gratis, diberi sertifikasi. Kurang modal dibantu modalnya. Jadi ada sinergitas antara masyarakat dengan pemerintah," terangnya.

50 UMKM di Yogyakarta Ikuti BRIncubator 2019, Siap Go Global

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman, Pustopo, menuturkan bahwa expo ini sengaja digelar di mal supaya koperasi dan UKM semakin dikenal masyarakat, khususnya kalangan menengah ke atas. Hal ini juga untuk menghilangkan image bahwa koperasi dan UKM itu hanya untuk kalangan masyarakat kecil.

“Pameran koperasi dan UKM yang biasanya diadakan di lapangan atau di tenda-tenda, sekarang kita boyong di mal. Supaya menghilangkan image kalau koperasi dan UKM itu yang kecil-kecil, atau istilah bapak bupati kemarin itu ecek-ecek”, ungkapnya.

Sebelumnya Bupati Sleman, Sri Purnomo, menjelaskan saat ini di Kabupaten Sleman ada 415 koperasi aktif dengan prosentasi 48 persen bergerak di sektor riil dan 52 persen di simpan pinjam.

Dikatakan bahwa koperasi di Kabupaten Sleman memiliki anggota berjumlah 227.150 orang dan 3.013 tenaga kerja.

"Volume usahanya mencapai Rp 1,9 triliun. Simpan Pinjam anggota Rp 637 miliar dan Sisa Hasil Usaha Rp 68 miliar pada tutup buku 2018," paparnya.

Advocado Bantu UMKM untuk Tingkatkan Loyalitas Pelanggan

Selain itu di Kabupaten Sleman juga ada 36.653 UMKM yang terserap dalam koperasi.

Dari jumlah tersebut 97 persen adalah usaha mikro, dan sisanya usah kecil dan usaha menengah.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved