Angin Kencang Terjang Sleman, Pohon Tumbang Timpa Listrik dan Tutup Jalan
Kepala Pelaksana BPBD Sleman mengungkapkan, terjangan angin kencang di Sleman menimbulkan dampak bencana di wilayah Cangkringan, Pakem dan Turi
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- Angin kencang di Kabupaten Sleman menyebabkan sejumlah pohon tumbang di wilayah Cangkringan, Pakem, Sleman, dan Turi, sebagian menimpa kabel listrik serta menutup akses jalan.
- BPBD Sleman menyatakan mayoritas dampak berupa pohon tumbang dan sebagian besar sudah tertangani, meski asesmen masih dilakukan.
- Angin kencang dipicu dampak tidak langsung Siklon Tropis Luana; fenomena bersifat sementara namun warga diimbau tetap waspada.
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Angin kencang yang berhembus di wilayah Kabupaten Sleman, menimbulkan dampak bencana. Sejumlah pohon dikabarkan tumbang dalam insiden tersebut.
Beberapa di antaranya tumbang menimpa jaringan listrik dan sempat melintang menutup akses jalan.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, R. Haris Martapa mengungkapkan, terjangan angin kencang di Kabupaten Sleman menimbulkan dampak bencana di wilayah Cangkringan, Pakem, Sleman hingga Turi. Mayoritas bencana adalah pohon tumbang.
"Di Pisangan, Tridadi pohon jati tumbang melintang di jalan. Begitu juga di Drono, pohon tumbang melintang di jalan, sudah selesai," kata Haris, Sabtu (24/1/2026).
Angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di Umbulharjo, Cangkringan; Harjobinangun, Hargobinangun Pakem dan Wonokerto Turi.
Di lokasi tersebut pohon tumbang menimpa kabel listrik. Saat ini sudah tertangani. Namun demikian, pihak BPBD Sleman sejauh ini masih melakukan asesmen dampak kejadian.
Baca juga: Ternyata Ini Penyebab Angin Kencang yang Melanda Wilayah DIY
Penyebab Angin Kencang
Berdasarkan analisis kondisi meteorologi, angin kencang yang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Sleman seperti di Kepanewon Pakem dan sekitarnya dipicu oleh Aktifitas angin kencang di lapisan udara atas yakni 925 mb atau 762 meter di sekitar wilayah Jawa dengan kecepatan berkisar antara 10 – 45 Knots berkisar 18 - 83 km perjam.
Hal ini diakibatkan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis 'Luana' di Sekitar Pantai Barat Laut Australia, sehingga dataran yang bertopografi yang cukup tinggi berpotensi terdampak oleh angin kencang tersebut.
Fenomena ini bersifat lokal dan sementara, namun menurut Haris tetap berpotensi menimbulkan dampak seperti pohon tumbang, kerusakan ringan bangunan, serta gangguan aktivitas masyarakat.
"Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada serta nenghindari berteduh di bawah pohon atau baliho, maupun bangunan yang rentan saat angin kencang terjadi," kata dia.(*)
| Cuaca Ekstrem Terjang Sleman: Talud Longsor dan Infrastruktur di 6 Kapanewon Rusak |
|
|---|
| Gelombang Rossby Ekuatorial Pengaruhi Intensitas Hujan di DIY, Ini Penjelasan BMKG |
|
|---|
| Dampak Hujan Lebat di Sleman: Empat Rumah di Nogotirto dan Banyuraden Terendam Banjir |
|
|---|
| Dampak Hujan Deras dan Angin Kencang di Kota Yogyakarta: Talud Longsor hingga Atap Masjid Rusak |
|
|---|
| Hujan Deras dan Angin Kencang Melanda Kota Yogyakarta, BPBD Laporkan Deretan Insiden Kebencanaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Angin-Kencang-Terjang-Sleman-Pohon-Tumbang-Timpa-Listrik-dan-Tutup-Jalan.jpg)