Kota Yogyakarta

Ibu Hamil Wajib Lakukan ANC Terpadu di Puskesmas

Kehamilan menjadi masa penting untuk menentukan kesehatan ibu dan anak yang akan dilahirkan.

Ibu Hamil Wajib Lakukan ANC Terpadu di Puskesmas
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Fita Yulia saat menjelaskan mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan pada ibu hamil, pada Semiloka UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, di Hotel Arjuna, Rabu (26/6/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kehamilan menjadi masa penting untuk menentukan kesehatan ibu dan anak yang akan dilahirkan.

Namun tidak semua kehamilan merupakan hal yang direncanakan dan adanya berbagai masalah saat kehamilan yang berisiko.

Hal tersebut yang menjadi catatan penting dalam Semiloka UU nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan yang diselenggarakan di Hotel Arjuna, Rabu (26/6/2019).

Bahan Kimia Triclosan pada Pasta Gigi dan Sabun Bisa Memicu Osteoporosis

Kepala Puskesmas Jetis, Ani Mufidah Sari dalam kesempatan tersebut membeberkan data kesehatan produksi di Puskesmas Jetis pada tahun 2018.

Tercatat 12 kasus selama 2018 untuk ibu hamil dengan kehamilan yang tidak diinginkan yang memeriksakan diri di Puskesmas Jetis.

"Ini menjadi perhatian kami. Mengingat juga mayoritas penduduk di Kecamatan Jetis adalah usia produktif yakni 35-39 tahun dan juga usia remaja yang mulai mengenal rasa kepada lawan jenis yakni 15-19 tahun," urainya, dalam pemaparan.

Selain itu, Ani menjelaskan bahwa terjadi 16 kasus abortus selama 2018 dan hingga Juni 2019 ini untuk abortus tercatat 9 kasus dikarenakan adanya alasan kedaruratan medis.

Selanjutnya untuk ibu hamil yang mengidap infeksi menular seksual (IMS) mengalami peningkatan dari sebelumnya 2018 adalah 3 kasus, sementara hingga Juni 2019 mencapai 7 kasus.

Semua potensi dan risiko kehamilan, lanjut Ani, dapat dideteksi melalui antenatal care (ANC) terpadu atau pemeriksaan kehamilan melalui Puskesmas.

Halaman
123
Penulis: kur
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved