Jalur Prestasi PPDB SMK 2019 Diperuntukkan Bagi Calon Siswa Domisili Zona Satu dan Zona Dua

PPDB 2019 jenjang SMK di DIY menggunakan tiga jalur, yakni jalur prestasi, jalur zonasi dan jalur perpindahan tugas orangtua

Jalur Prestasi PPDB SMK 2019 Diperuntukkan Bagi Calon Siswa Domisili Zona Satu dan Zona Dua
PPDB
PPDB Online SMA dan SMKN 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Noristera Pawestri

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 jenjang SMK di DIY menggunakan tiga jalur, yakni jalur prestasi, jalur zonasi dan jalur perpindahan tugas orangtua.

Adapun kuota jalur zonasi sebanyak 90 persen, jalur prestasi sebanyak 5 persen dan jalur perpindahan tugas orangtua sebanyak 5 persen.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Kadarmata Baskara Aji, mengatakan sistem zonasi untuk jenjang SMK terbagi menjadi dua zona, yakni zona satu dan zona dua.

Zona satu yakni kelurahan-kelurahan yang ada di DIY, sedangkan zona dua yakni kelurahan-kelurahan yang berada di luar DIY, kecuali yang dikerjasamakan.

Hasil FP1 MotoGP Catalunya 2019, Marquez Tercepat, Quartararo dan Vinales Urutan Kedua dan Ketiga

Dua Pecatur Indonesia Menang di Babak Pertama JAPFA Grand Master and Women Grand Master

Tim Hukum BPN Prabowo Sebut Ada 2.984 TPS Siluman Berdasarkan Situng KPU

"Mengapa zona SMK hanya DIY dan luar DIY? Karena progran keahlian tidak merata di semua sekolah, sehingga kalau kita batasi zona itu seperti zona SMA, misalnya anak Sleman kalau mau sekolah kelautan kan tidak dapat sekolah, karena kelautan ada di Temon, Sanden dan Tanjungsari," ujarnya pada Jumat (14/6/2019).

Penentuan urutan seleksi jalur zonasi didasarkan pada zonasi, prioritas pilihan, nilai Ujian Nasional, pendaftar lebih awal.

Aji mengatakan, calon peserta didik SMKN yang masuk melalui jalur prestasi diperuntukkan bagi calon peserta didik yang berdomisili di zona satu
dan zona dua.

"Syarat untuk mengambil jalur prestasi itu calon peserta didik memiliki nilai Ujian Nasional di atas 320," lanjutnya.

Sedangkan penentuan urutan seleksi untuk jalur prestasi didasarkan pada nilai Ujian Nasional ditambah dengan prestasi di bidang non akademik, prioritas pilihan dan pendaftar lebih awal.

Untuk penentuan urutan seleksi jalur perpindahan tugas orangtua berdasarkan pada prioritas pilihan, nilai Ujian Nasional dan pendaftar lebih awal.

"Apabila jalur prestasi dan jalur perpindahan tugas orangtua kuotannya tidak terpenuhi, maka sisa kuota tersebut digunakan untuk jalur zonasi," katanya. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved