Setelah Lebaran, Malioboro Steril dari Kendaraan Bermotor Kecuali Trans Jogja

Uji coba pedestrian Malioboro yang akan digelar pada pertengahan Juni ini sudah direncanakan dengan matang

Setelah Lebaran, Malioboro Steril dari Kendaraan Bermotor Kecuali Trans Jogja
TRIBUNjogja.com | HASAN SAKRI
KAWASAN PEDESTRIAN. Warga beraktivitas di kawasan jalan Malioboro, kota Yogyakarta, Senin (5/11/2018). Direncanakan akan dilaksanakan ujicoba pelaksaaan jalan Malioboro menjadi kawasan pedestrian secara penuh hanya bus Transjogja dan kendaraan tak bermotor yang boleh melintas. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemerintah Provinsi DIY menyebut uji coba pedestrian Malioboro yang akan digelar pada pertengahan Juni ini sudah direncanakan dengan matang.

Artinya setelah lebaran ini, Malioboro akan steril dari kendaraan bermotor untuk uji coba kawasan pedestrian.

Uji coba ini nantinya untuk mengetahui bagaimana rekayasa jalur yang ideal dan dampak dari penataan ini.

"Rencananya memang Malioboro bebas dari kendaraan. Konsepnya kan pedestrian sehingga kendaraan bermotor pun tidak boleh melintas kecuali bus Trans Jogja, " ujar Sekda DIY, Gatot Saptadi, Minggu (2/6/2019).

Sejumlah tukang becak memarkir becak kayuh mereka di tempat mangkal yang disediakan di kawasan Malioboro, Rabu (7/11/2018).
Sejumlah tukang becak memarkir becak kayuh mereka di tempat mangkal yang disediakan di kawasan Malioboro, Rabu (7/11/2018). (IST)

Gatot menjelaskan, konsep tidak ada kendaraan bermotor yang melintas ini tentunya akan berpengaruh pada manajemen lalu lintas dan juga aspek lain.

Untuk itu, simulasi sekitar dua sampai tiga hari ini akan mengetahui titik mana yang berdampak dan juga tentang penataan lalu lintas kedepannya.

Pengusaha Tolak Wacana Malioboro Bebas Kendaraan Bermotor

"Dari segi lalu lintas ditata dan jika dilihat dampaknya berpengaruh pada manajemen lalu lintas. Hal ini harus dilihat secara menyeluruh, tidak bisa persegmen," jelasnya.

Becak kayuh dan andong sedang melintasi kawasan Malioboro, Selasa (6/11/2018).  Rencana uji coba pengalihan arus lalu lintas di sekitaran Maliboro disambut baik sejumlah pihak.
Becak kayuh dan andong sedang melintasi kawasan Malioboro, Selasa (6/11/2018). Rencana uji coba pengalihan arus lalu lintas di sekitaran Maliboro disambut baik sejumlah pihak. (IST)

Konsep pedestrian ini, tentu saja harus dibarengi dengan penataan di Malioboro. Utamanya adalah para pedagang kaki lima yang mencari uang di sisi barat dan sisi timur.

Untuk PKL di sisi barat, nantinya akan ditata dengan menghadap ke luar jalan atau menghadap ke toko. Di sisi barat ini, PKL yang mendominasi adalah para penjual cendera mata, kerajinan ataupun kain batik.

KAWASAN PEDESTRIAN. Warga beraktivitas di kawasan jalan Malioboro, kota Yogyakarta, Senin (5/11/2018). Direncanakan akan dilaksanakan ujicoba pelaksaaan jalan Malioboro menjadi kawasan pedestrian secara penuh hanya bus Transjogja dan kendaraan tak bermotor yang boleh melintas.
KAWASAN PEDESTRIAN. Warga beraktivitas di kawasan jalan Malioboro, kota Yogyakarta, Senin (5/11/2018). Direncanakan akan dilaksanakan ujicoba pelaksaaan jalan Malioboro menjadi kawasan pedestrian secara penuh hanya bus Transjogja dan kendaraan tak bermotor yang boleh melintas. (TRIBUNjogja.com | HASAN SAKRI)

"Kedepan tidak ada lagi PKL nempel di toko. Untuk PKL sisi timur pun nanti akan ditata, kami masih menunggu perkembangan eks bioskop Indra dan pasar sore, " jelasnya.

Kapolda dan Gubernur DIY Dukung Uji Coba Pedestrian Malioboro

Halaman
12
Penulis: ais
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved