Bantul

Polsek Srandakan Amankan 800 Petasan

Polsek Srandakan mengamankan 800 petasan hasil dari razia yang digelar di pintu masuk Pantai Pandansimo.

Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul F
800 petasan diamankan Polsek Srandakan dari hasil razia di pintu masuk Pantai Pandansimo. Selasa (3/6/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Polsek Srandakan mengamankan 800 petasan hasil dari razia yang digelar di pintu masuk Pantai Pandansimo.

Petasan ini merupakan petasan rakitan yang diprediksi memiliki daya ledak tinggi.

Kapolsek Srandakan, Kompol Muryanto menyebut kebanyakan yang terjaring razia petasan adalah para remaja.

Lagi, Petasan Meledak di Magelang, Dua Warga Terluka, Tiga Jarinya Terputus

"Para pelaku memang kebanyakan remaja, dan sedang libur sekolah. Barang bukti petasan langsung kami sita dan pelakunya kami lakukan pembinaan di tempat," katanya pada wartawan Selasa (3/6/2019).

Takut ketahuan, kata Muryanto, para remaja ini menyembunyikan petasan dengan berbagai cara.

Ada yang disembunyikan dalam kantong kresek, sarung, hingga di dalam motor.

Lanjutnya, selain diprediksi berdaya ledak tinggi, petasan ini dirakit dengan ukuran yang bervariasi.

Ukurannya mulai dari seukuran kepalan tangan hingga yang jumbo seukuran kaleng cat.

Polres Bantul Larang Warga Bawa Petasan dan Knalpot Blombongan Saat Pawai Takbir

Selanjutnya, petasan ini akan dimusnahkan dengan dibakar.

Namun sebelum dibakar, petasan direndam terlebih dulu di dalam air.

Selanjutnya akan dibongkar untuk dipisahkan bubuk dengan selongsongnya.

Baru kemudian dimusnahkan dengan cara dibakar di tanah lapang.

Muryanto menyebut, belakangan timbul korban akibat ledakan petasan.

"Petasan memang sangat berbahaya, apalagi yang ukurannya besar. Sangat berbahaya bila anggota tubuh terkena ledakan. Bisa hancur, apalagi sudah banyak korban dari kasus ledakan petasan," ungkapnya.

Muryanto menambahkan, kawasan JJLS pada bulan Ramadan memang sering menjadi tempat untuk bermain petasan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved