Breaking News:

Sleman

Imbas Tiket Pesawat Mahal, Agen Tiket Bus AKAP Raup Keuntungan Berlipat

Melambungnya harga tiket pesawat sejumlah maskapai Tanah Air membawa berkah tersendiri bagi agen tiket bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Suasana Terminal Bus Jombor pada Jumat (27/05/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Melambungnya harga tiket pesawat sejumlah maskapai Tanah Air membawa berkah tersendiri bagi agen tiket bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Betapa tidak, Sri Suryanti misalnya mengatakan bahwa jumlah pengguna jasa angkutan darat tersebut belakangan ini melonjak.

"Sekarang malah jadi ramai. Bahkan lebih ramai dibanding tahun lalu saat periode yang sama," kata Bagian Operasional Loket Mandiri di Terminal Bus Jombor, Senin (27/05/2019).

Agen Tiket Bus AKAP Prediksi Penumpang Mudik Melonjak Pada 29-30 Mei

Menurut Suryanti, pembeli tiket bus di tempatnya mayoritas adalah para mahasiswa.

Mereka merupakan pendatang dari daerah dan sedang menjalankan studi di DIY.

Sebagai mahasiswa, tentunya mereka mencari transportasi dengan harga yang terjangkau sesuai kemampuan.

Pemilik Agen Tiket Sabrina, Widayati (41) menceritakan adanya salah seorang penumpang yang memilih berangkat dengan bus AKAP menuju Medan, Sumatera Utara.

Menurut Widayati, penumpang tersebut terpaksa menggunakan bus menuju kampung halamannya lantaran tiket pesawat yang terlampau mahal.

Mahasiswa Yogyakarta Perantau Berbondong-bondong Mudik Lebaran Naik Bus, Tiket Pesawat Mahal

"Soalnya dia bilang kalau pake pesawat ke sana bisa kena jutaan Rupiah, sedangkan kalau pakai bus cukup dengan Rp 700 ribu," tutur wanita berusia 41 tahun ini.

Seperti Suryanti, Widayati juga merasa pengguna bus AKAP jelang mudik tahun ini lebih ramai dari biasanya.

Ia pun juga bisa meraup keuntungan yang lebih besar.

Suryanti mengungkapkan bahwa pendapatannya dari penjualan tiket untuk mudik Lebaran kali ini meningkat 5 kali lipat dibanding mudik tahun lalu.

"Tahun lalu saya memperoleh Rp 5 juta dari penjualan tiket. Sekarang bisa menembus Rp 20 juta sampai Rp 25 juta," kata warga Tempel, Sleman ini.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved