Sleman

Warga Sebut Bendung Balong Baru Kali Ini Memakan Korban Jiwa

Kawasan sekitar bendung acap kali digunakan untuk berenang dan memancing oleh warga sekitar.

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Arif (baju putih menggunakan kopiah) saat melihat Bendung Balong di Desa Triharjo, Sleman pada Minggu (28/04/2019) 

Baik Arif dan Sanukri mengatakan baru pertama kali ini ada korban jiwa akibat berenang di Bendung Balong.

Menurut Arif, sebelumnya sudah ada beberapa kejadian, namun tidak sampai meninggal dunia.

"Pernah ada kejadian patah tangan sampai kepala retak, tapi kalau meninggal dunia ya baru kali ini," kata pria berusia 24 tahun ini.

Sanukri bahkan mengatakan area tersebut sebenarnya tidak aman untuk digunakan berenang oleh warga.

Ia mengaku sudah memberi peringatan agar tidak beraktivitas di bendung tersebut.

Setelah kejadian tersebut, jalan menuju Bendung Balong tampak di palang dengan batang bambu dan dahan-dahan.

Namun Sanukri berkata bahwa bersama warga ia akan membuat larangan yang lebih jelas.

"Rencananya akan kami pasang pagar menutupi kawasan tersebut, sekaligus plang tanda larangan berenang," katanya.(*)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved