Pemilu 2019

Ribuan Warga Binaan Pemasyarakatan di Yogyakarta Salurkan Hak Pilih

Dari 1.670, hanya 1.028 WBP saja yang memenuhi syarat, sehingga bisa menggunakan hak pilihnya di TPS khusus yang disediakan.

Ribuan Warga Binaan Pemasyarakatan di Yogyakarta Salurkan Hak Pilih
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIA Yogyakarta mencelupkan tangannya ke dalam tinta, pertanda dirinya telah selesai mencoblos, Rabu (17/4/2019). 

Selain itu, untuk melakukan pemilihan WBP akan dipanggil per blok masing-masing.

Hal itu supaya tidak terjadi antrean yang panjang.

Kendala Teknis Sempat Warnai Pemungutan Suara di Gunungkidul

"WBP sudah didata per blok, sudah ada daftarnya. Jadi nanti akan keluar per blok, sehingga tidak terjadi antrean yang panjang. Kami juga sudah sediakan tempat duduk, sehingga WBP juga nyaman saat menunggu," jelasnya.

"Tentu ini juga karena persiapan masing-masing juga sudah sangat matang. Sebelum pelaksaan juga masing-masing lapas/rutan sudah melakukan simulasi. Sehingga Pemilu hari ini berjalan lancar. Harapannya sampai nanti penghitungan suara juga berjalan lancar," sambungnya.

Meski berjalan lancar, Kepala Lapas Perempuan, Retno Yudihardiningsih mengungkapkan, sebagai TPS khusus, tentu perlu juga diperlakukan secara khusus.

Hal itu karena WBP tak bisa leluasa dalam mengurus syarat-syarat untuk bisa mendapatkan hak pilihnya.

"Ada 33 yang tidak bisa menyalurkan hak pilihnhya. Kami memang sudah berkoordinasi dengan KPU, sebisa mungkin difasilitasi, tetapi kan kasian juga kalau mereka tidak bisa mencoblos. Makanya sebagai TPS khusus, ada baiknya juga dipikirkan lebih khusus," ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Rutan Kelas IIA Yogyakarta, Agustiyar Ekantoro.

Menurutnya paling tidak WBP bisa mencoblos menggunakan e-KTP yang sudah ada. 

"Ya paling tidak kalau sudah ada e-KTP boleh nyoblos. Karena permasalahan di sini, WBP tidak terdaftar di DPT asalnya, tetapi mereka punya e-KTP. Kan kasihan jika mereka tidak bisa menggunakan hak pilihnya. Ada sekitar 41 WBP yang akhirnya tidak mencoblos, padahal antusias WBP sangat tinggi," tambahnya. (*)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved