Katie Bouman, Wanita Cantik Nan Cerdas di Balik Penampakan Black Hole

Dari tangannya, tiga tahun lalu lahir algoritma yang membantu program pencitraan gambar berdasar gelombang elektromagnetik.

Tayang:
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Mona Kriesdinar
CNN
Katie Bouman 

Lubang hitam di pusat galaksi M87 ini sangat jauh dan padat. Jadi mengambil foto bukanlah tugas yang mudah.

Selain itu, lubang hitam menurut definisi seharusnya tidak terlihat, meskipun mereka dapat mengeluarkan bayangan ketika mereka berinteraksi dengan materi di sekitar mereka.

Jaringan global teleskop yang dikenal sebagai proyek Event Horizon Telescope mengumpulkan jutaan gigabyte data tentang M87 menggunakan teknik yang dikenal sebagai interferometri.

Namun, masih ada celah besar dalam data yang perlu diisi. Di situlah algoritma Bouman dan kawan-kawan masuk.

Dengan menggunakan algoritma pencitraan seperti Bouman, para peneliti membuat tiga jalur pipa kode skrip untuk menyatukan gambar.

 Mereka mengambil "data yang jarang dan berisik" yang dilontarkan teleskop dan mencoba membuat gambar.

Selama beberapa tahun terakhir, Bouman mengarahkan verifikasi gambar dan pemilihan parameter pencitraan.

"Kami mengembangkan cara untuk menghasilkan data sintetis dan menggunakan berbagai algoritma dan menguji secara acak untuk melihat apakah kami dapat memulihkan gambar," kata Bouman seperti dikutip CNN.

"Kami tidak ingin hanya mengembangkan satu algoritme. Kami ingin mengembangkan banyak algoritme berbeda yang semuanya memiliki asumsi yang berbeda di dalamnya. Jika semuanya memulihkan struktur umum yang sama, maka itu membangun kepercayaan diri Anda."

Hasilnya kemudian adalah muncul gambar inovatif dari struktur miring seperti cincin yang diprediksi Albert Einstein lebih dari seabad yang lalu dalam teorinya tentang relativitas umum.

Para peneliti telah menghasilkan beberapa foto dan semuanya terlihat sama. Gambar lubang hitam yang disajikan pada hari Rabu bukan dari satu metode, tetapi semua gambar dari algoritma yang berbeda yang dikaburkan bersama.

"(Bouman) adalah bagian utama dari salah satu sub-pencitraan sub-pencitraan," kata Vincent Fish, seorang ilmuwan penelitian di Haystack Observatory MIT.

"Salah satu wawasan yang dibawa Katie ke grup pencitraan kami adalah ada gambar-gambar alami," kata Fish.

"Pikirkan saja foto-foto yang kamu ambil dengan ponsel kamera kamu, mereka memiliki sifat-sifat tertentu ... Jika kamu tahu apa satu pixel itu, kamu memiliki dugaan yang baik tentang apa pixel di sebelahnya," kata Fish.

Para ilmuwan senior memang bekerja pada proyek tersebut, tetapi bagian pencitraan sebagian besar dipimpin peneliti junior, salah seorangnya Katie Bouman ini.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved