Pemilu 2019

Jaga Netralitas ASN, Bawaslu Gunungkidul Awasi Media Sosial

Untuk mencegah pelanggaran, Bawaslu juga melakukan pengawasan di media sosial untuk mengantisipasi pelanggaran kampanye oleh ASN.

Jaga Netralitas ASN, Bawaslu Gunungkidul Awasi Media Sosial
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seeto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gunungkidul tak hanya fokus dalam pengawasan kampanye terbuka pemilu 2019 saja. 

Untuk mencegah pelanggaran, Bawaslu juga melakukan pengawasan di media sosial untuk mengantisipasi pelanggaran kampanye baik dari peserta pemilu maupun dari aparatur sipil negara (ASN).

Ketua Bawaslu Gunungkidul, Is Sumarsono mengatakan seiring dengan perkembangnya teknologi, media sosial menjadi salah satu media yang penting untuk diawasi dalam kaitannya pelanggaran kampanye.

Baca: Berikut Lokasi yang Boleh Digunakan Untuk Kampanye Rapat Umum di Wilayah Sleman

"ASN diwajibkan untuk menjaga netralitasnya, tidak boleh mengkampanyekan atau memviralkan caleg atau capres dan cawapes tertentu," katanya, Minggu (31/3/2019).

Menurutnya dengan banyaknya pesan yang beredar di media sosial dapat mudah mempengaruhi masyarakat. Oleh karenananya pengawasan sangatlah penting dilakukan.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan pemkab Gunungkidul untuk memberikan arahan kepada para ASN dan Pemkab sudah merespon hal tersebut dengan menerbitkan surat edaran terkait dengan himbauan untuk netral," katanya.(tribunjogja)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved