Kulon Progo

Jelang Operasi Terbatas, Bandara NYIA Kulon Progo Jalani Verifikasi Kelayakan Pekan Depan

Bandara NYIA Kulon Progo rencananya bakal menjalani tahap verifikasi kelayakan operasi penerbangan pada pekan depan.

Dokumentasi Humas AP I
Kondisi terkini proyek pembangunan NYIA di Temon. Foto diambil 26 Maret 2019. 

Pihaknya berusaha menyelesaikan semua kriteria standar operasi dan tim proyek menilai NYIA sudah mencukupi secara part to part (antar bagian) untuk bisa beroperasi.

Namun, keputusan akhir menurutnya ada di pihak kementerian sebagai regulator.

Seandainya ada catatan bersifat mandatory, diharapkannya tidak terlalu banyak sehingga bisa segera dikejar untuk penyelesaiannya.

Disinggung terkait penolakan warga Jangkaran atas rencana penutupan ruas Jalan Pantai Congot di area proyek untuk pembuatan sodetan drainase dari area landasan pacu, Taochid menyebut hal itu tidak akan menghambat ataupun mempengaruhi proses verifikasi.

Jalan tetap akan dibuka sementara waktu dan tetap bisa diakses oleh masyarakat namun dibatasi hanya untuk kepentingan warga yang memiliki usaha di pantai tersebut.

Seperti nelayan dan petambak.

Jalan tersebut menurutnya sekarang ini masih boleh dilewati mobil dan motor tapi hanya untuk para nelayan saja.

Baca: Jaringan Distribusi Air Bersih untuk NYIA Kulon Progo Rampung Maret Ini

Sedangkan untuk kepentingan wisata tidak diizinkan lagi mengingat lokasi jalan ada di area terbatas yakni di ujung barat area runway sehingga tidak boleh ada lalu lalang orang.

Rencana penutupan jalan secara permanen masih akan dibahas lagi bersama pemerintah daerah.

"Hasil diskusi dengan Pemda kemarin, mereka akan menyiapkan lahan di luar batas bandara (untuk pembuatan jalan pengganti). Siapa yang bangun, nanti kita diskusikan lagi," kata Taochid.

Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo mengatakan pihaknya telah meminta AP I agar menunda rencana penutupan jalan itu jika belum ada solusi untuk pengganti akses warga.

Ia menegaskan, penggantian ruas jalan harus diutamakan sebelum penutupan dilakukan.

Opsi yang bisa dilakukan adalah membuat jalan alternatif pada tepi barat lahan proyek bandara dengan memundurkan pagar pembatas ataupun dibikin bangket untuk badan jalan.

Hal itu menurutnya sudah pernah disampaikannya pada pihak pemrakarsa proyek NYIA meski belum ditindaklanjuti. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved