Jawa

Ribuan Pemilih Masuk di Daftar Pemilih Tambahan Kota Magelang

Ada sebanyak 1.000 pemilih yang masuk memilih di Kota Magelang, dan 772 pemilih yang keluar.

Ribuan Pemilih Masuk di Daftar Pemilih Tambahan Kota Magelang
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Rapat pleno terbuka penetapan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Tahap dua Pemilu Tahun 2019 Kota Magelang di RM Kebon Semilir, Kota Magelang, Rabu (20/3/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang menetapkan Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) tahap dua Pemilu Tahun 2019 di Kota Magelang.

Ada sebanyak 1.000 pemilih yang masuk memilih di Kota Magelang, dan 772 pemilih yang keluar.

"Kami menetapkan daftar pemilih tambahan (DPTb) tahap dua di Kota Magelang. Ada sebanyak 1.000 pemilih yang masuk untuk memilih di Kota Magelang, dan 772 pemilih yang keluar untuk memilih di TPS di luar Kota Magelang," kata Komisioner Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kota Magelang, Purwanti Juli Wardani pada Tribunjogja.com, Kamis (21/3/2019).

Rincian DPTb untuk pemilih yang masuk untuk memilih di Kota Magelang, di Kecamatan Magelang Selatan sebanyak 110 pemilih, sementara Kecamatan Magelang Tengah, 410 pemilih; dan Kecamatan Magelang Utara sebanyak 540 pemilih.

Untuk DPTb yang keluar, sebanyak 176 pemilih dari Kecamatan Magelang Selatan, 281 pemilih dari Kecamatan Magelang Tengah, dan 265 pemilih dari Kecamatan Magelang Utara.

Purwanti mengatakan, Daftar Pemilih Tambahan ini adalah daftar pemilih yang telah terdaftar dalam DPT di suatu TPS tetapi karena keadaan tertentu mereka tidak dapat menggunakan hak pilihnya di TPS tempat dirinya terdaftar, mereka dapat memberikan suara di TPS lain.

Keadaan tertentu ini seperti menjalankan tugas pada saat pemungutan suara, menjalani rawat inap di RS, penyandang disabilitas yang menjalani perawatan, menjalani rehabilitas narkoba, menjadi tahanan, tugas belajar, pindah domisili, tertimpa bencana alam dan bekerja di luar domisili.

Baca: Pejabat Kota Magelang Dituntut Inovatif

"Mereka semua diakomodasi. Saat berhalangan tidak dapat memberikan suara di TPS tempat mereka terdaftar, mereka mengajukan formulir A5 di KPU, untuk dapat pindah memilih di TPS yang mereka tuju," katanya.

Di Kota Magelang sendiri, sebagian besar pemilih yang masuk adalah mereka kalangan masyarakat perantau dari luar Kota Magelang, diantaranya pegawai perusahaan, karyawan, dan banyak diantaranya mahasiswa perguruan tinggi negeri, sekolah dan institusi pendidikan lain di Kota Magelang.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved