Otomotif

Merawat Vespa Super 66, Apa Istimewanya

Merawat Vespa Super 66, Apa Istimewanya? Vespa yang Diproduksi Tahun 1966 Ini Paling Banyak Miliki Model

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho | Editor: Hari Susmayanti
Tribun Jogja/ Hamim Thohari
Vespa Super 66 Restorasi dengan tambahan part di beberapa bagian. 

Keunikan lain, Vespa 66 menjadi ikonik dengan emblem yang menempel di bagian dada skuter ini.

Baca: Dishub Kota Yogya Panggil Jukir yang Pasang Tarif Tak Sesuai dengan Aturan

Vespa 66 tampil dengan bentuk emblem (badge) Piaggio yang masih terpengaruh model Vespa tahun 1960-an. Yakni logo 'P' yang mencirikan Piaggio sebagai pabrikan menempel di Vespa ini dengan berbentuk 'P' coret.

Selain itu, Vespa Super 66 ini mulai mengaplikasikan desain skuter dengan bentuk membulat di beberapa bagian yang memang menjadi tren pada era nya. Sebut saja mulai dari lampu depan, bagian spatbor depan, sayap, hingga bagian lambung belakang.

Meski membulat, bentuk Vespa 66 ini bisa dikatakan masih terpengaruh dengan desain Vespa seri sebelumnya yang cenderung kecil sehingga Vespa 66 bisa dikatakan seri Vespa Super dengan bentuk yang cenderung paling kecil.

Vespa 66 menjadi seri Vespa Super dengan bentuk yang cukup mungil dibandingkan dengan seri Vespa Super lainnya atau penerusnya.

"Vespa 66 ini menjadi generasi Vespa Super terakhir yang mengaplikasikan jok terpisah antara depan dan belakang," kata pekerja swasta ini.

Baca: Terjawab Sudah Teka-teki Lenyapnya Aliran Air Kali Kuning Sleman hingga Kering

Vespa 66 ini juga masih menerapkan sistem bagasi ban cadangan yang diletakkan dibagian tengah atau bagian kaki pengemudi. Hal ini terlihat dari besi penyangga yang ada di bagian bawah speedometer.

Seperti pada varian Vespa Super lainnya, Vespa Super 66 juga hadir dalam dua jenis mesin, yaitu 125cc dan 150cc.

Untuk performa, Vespa Super 66 secara umum mengusung mesin bertipe 2-stroke, silinder tunggal dan berpendingin udara.

"Perawatan tak repot, seperti Vespa pada umumnya, hanya perlu mengecek rutin baik antara bahan bakar dan oli campurnya dan sering-sering digunakan serta servis rutin," katanya.(tribunjogja)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved