Otomotif
Merawat Vespa Super 66, Apa Istimewanya
Merawat Vespa Super 66, Apa Istimewanya? Vespa yang Diproduksi Tahun 1966 Ini Paling Banyak Miliki Model
Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM - Vespa, siapa yang tak kenal dengan skuter pabrikan Piaggio asal Italia ini.
Ya, Vespa memang menjadi kendaraan roda dua yang sangat menarik dan banyak diminati. Tak hanya, generasi terbarunya, Vespa juga dikenal menjadi skuter tangguh pada eranya meski sudah diproduksi sejak puluhan tahun lalu.
Bahkan kini Vespa semakin diburu oleh para penghobi dan pengoleksi kendaraan klasik atau sepuh.
Ungkapan semakin lawas tahun produksi, harga semakin tinggi mungkin pantas disematkan kepada kendaraan skuter ini.
Sejak diproduksi pertama kali pada 1943 silam, Vespa telah meluncurkan banyak seri. Uniknya setiap seri yang dikeluarkan memiliki ciri khas masing-masing dan selalu laku di pasaran.
Baca: Bagikan Kasih Sayang Bersama Manisnya Valentine di Artotel Yogyakarta
Namun, bukan Vespa namanya jika tidak membawa ciri khas dari setiap generasinya.
Satu yang cukup menarik dan patut diperhitungkan adalah seri Vespa Super.
Vespa super merupakan salah satu varian skuter buatan Piaggio yang cukup popular di Indonesia.
Generasi pertama Vespa Super adalah Vespa Super 66 atau banyak orang menyebut Vespa 66. Sesuai namanya Vespa Super ini diproduksi pada tahun 1966.
Yudha, salah satu penghobi vespa asal Sleman DIY ini menuturkan, Vespa Super bisa dikatakan sebagai model skuter yang kaya karena diproduksi dengan banyak model. Dan, model pertama dari Vespa Super adalah Vespa 66.
"Ada banyak jenis Vespa Super, kalau tidak salah masih diproduksi hingga tahun 1973-an, dan generasi awal Vespa Super ya di tahun 1966 lewat Vespa 66 ini," katanya belum lama ini.
Baca: Kisah Lisa Wanita Asal Sragen 20 Tahun Mencari Ibu Kandung, Kekuatan Facebook Mempertemukan Mereka
Keunikan dari Vespa 66 ini, kata Yudha, terletak pada pengaplikasian metode otomatisasi pada sistem pencampuran antara bahan bakar dan oli campur. Kata dia, ini menjadi titik awal Vespa menerapkan teknologi tersebut.
"Varian ini merupakan media awal otomatisasi pertama kali di dunia yang dibuat oleh Piaggio dalam bidang pemisahan antara bahan bakar dengan oli campur," katanya.
Namun pada pengaplikasiannya, banyak pengamat mengatakan sistem tersebut masih belum optimal lantaran struktur sasis maupun bodi Vespa Super tidak cukup memadai untuk penempatan dua buah tangki, yaitu tangki bensin dan tangki oli.
Sistem otomatisasi ini (automatic fuelmix system) pada Vespa baru benar-benar bisa diterapkan secara optimal pada generasi selanjutnya yakni Vespa PX.
Keunikan lain, Vespa 66 menjadi ikonik dengan emblem yang menempel di bagian dada skuter ini.
Baca: Dishub Kota Yogya Panggil Jukir yang Pasang Tarif Tak Sesuai dengan Aturan
Vespa 66 tampil dengan bentuk emblem (badge) Piaggio yang masih terpengaruh model Vespa tahun 1960-an. Yakni logo 'P' yang mencirikan Piaggio sebagai pabrikan menempel di Vespa ini dengan berbentuk 'P' coret.
Selain itu, Vespa Super 66 ini mulai mengaplikasikan desain skuter dengan bentuk membulat di beberapa bagian yang memang menjadi tren pada era nya. Sebut saja mulai dari lampu depan, bagian spatbor depan, sayap, hingga bagian lambung belakang.
Meski membulat, bentuk Vespa 66 ini bisa dikatakan masih terpengaruh dengan desain Vespa seri sebelumnya yang cenderung kecil sehingga Vespa 66 bisa dikatakan seri Vespa Super dengan bentuk yang cenderung paling kecil.
Vespa 66 menjadi seri Vespa Super dengan bentuk yang cukup mungil dibandingkan dengan seri Vespa Super lainnya atau penerusnya.
"Vespa 66 ini menjadi generasi Vespa Super terakhir yang mengaplikasikan jok terpisah antara depan dan belakang," kata pekerja swasta ini.
Baca: Terjawab Sudah Teka-teki Lenyapnya Aliran Air Kali Kuning Sleman hingga Kering
Vespa 66 ini juga masih menerapkan sistem bagasi ban cadangan yang diletakkan dibagian tengah atau bagian kaki pengemudi. Hal ini terlihat dari besi penyangga yang ada di bagian bawah speedometer.
Seperti pada varian Vespa Super lainnya, Vespa Super 66 juga hadir dalam dua jenis mesin, yaitu 125cc dan 150cc.
Untuk performa, Vespa Super 66 secara umum mengusung mesin bertipe 2-stroke, silinder tunggal dan berpendingin udara.
"Perawatan tak repot, seperti Vespa pada umumnya, hanya perlu mengecek rutin baik antara bahan bakar dan oli campurnya dan sering-sering digunakan serta servis rutin," katanya.(tribunjogja)