Kulon Progo
Menelusuri Jejak Etnis Tionghoa di Kulon Progo
Jejak komunitas warga Tionghoa di Kulon Progo seolah hampir tak tampak.
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Gaya Lufityanti
Yakni, tanah perdikan milik Kadipaten Pakualaman, bukan tanah kepemilikan warga umum.
"Sejak dulu sudah ada hanya tidak bisa dipastikan kapan tepatnya tanha itu mulai digunakan sebagai makam. Dulu sempat ada pungutan desa terhadap makam di situ namun kini sudah ditiadakan," kata Priyanti.
Kasi Pemerintahan Desa Giripeni, Supriyono mengatakan saat ini pihaknya tengah mengajukan rekomendasi pemanfaatan tanah itu sebagai makam ke dinas terkait.
Hal itu lantaran sampai saat ini belum ada alas hukum yang jelas atas tanah itu.
Pihaknya masih berusaha melengkapi titik koordinat lahan tersebut.
Etnis Tionghoa di Kulon Progo saat ini memang hampir tak terlihat.
Padahal, mereka pernah mewarnai peradaban di Bumi Menoreh ini di zaman terdahulu.
Baca: Imlek, Makam Gunung Sempu Ramai Peziarah
Hal itu setidaknya terlihat dari adanya tugu pagoda.yang hingga kini masih kokoh berdiri di utara perlintasan kereta api Wates sisi timur.
Tugu tersebut merupakan persembahan dari warga Tionghoa dan diresmikan pada 23 Desember 1931 sebagai peringatan 25 tahun bertahtanya Paku Alam VII dan peringatan 100 tahun berdirinya Kabupaten Adikarto.
Di badan tugu itu terdapat prasasti berbahasa Jawa serta berhuruf Cina yang menyebutkan peringatan itu.
Sekretaris Disbud Kulonprogo, Joko Mursito pernah menyebut bahwa tugu pagoda menjadi simbol eratnya hubungan masyarakat Kulon Progo dengan warga Tionghoa dan persatuan di antara kedua belah pihak.
Saat ini, jumlah warga keturunan Tionghoa di Kulon Progo semakin sedikit, tidak lebih dari 10 kepala keluarga saja.
Mereka terjun dalam sektor perekonomian dengan berbagai usaha.
Tidak sedikit pula yang menikah dengan warga keturunan Jawa sampai beberapa keturunan.
Namun, hubungan dengan masyarakat lain terus terjaga baik karena mampu melebur dengan budaya setempat. (tribunjogja.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/menelusuri-jejak-etnis-tionghoa-di-kulon-progo.jpg)