Kulon Progo

Tali Asih Penggarap PAG Terdampak NYIA, Hasto Berjanji Sowan ke Pakualaman Lagi

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berharap Pura Pakualaman sendiri yang memberikannya langsung kepada warga.

Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

Berdasar pendataan yang dilakukan pihak desa bersama paguyuban penggarap, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (PTR) Kulon Progo mencatat ada ratusan warga penggarap dari keempat desa terdampak itu yang masuk data nominatif sebagai calon penerima dana tali asih.

Yakni, Jangkaran 121 orang, Sindutan 69 orang, Palihan 182 orang, dan terbanyak di Glagah 476 orang.

Sesuai kesepakatan bersama semua pihak, nantinya tiap penggarap mendapatkan dana tali asih senilai sekitar Rp15 ribu per meter persegi lahan garapannya.

Saat ini, warga penggarap juga telah membuat rekening bank masing-masing untuk keperluan pencairan dana yang rencananya mengunakan skema transfer.

Baca: Tali Asih Penggarap PAG Terdampak NYIA Ditarget Selesai Desember Ini

Kepala Bidang Pertanahan, Dinas PTR Kulon Progo, Sugimo menyebut bahwa data nominatif by name-by address para penggarap lahan tersebut sudah disampaikan oleh Bupati kepada Pura Pakualaman melalui surat bertanggal 19 Desember 2018.

Tak dipungkiri, pihaknya juga kerap menerima pertanyaan dari warga terkait kejelasan pemberian tali asih tersebut.

Hanya saja, sampai saat ini memang belum ada kelanjutannya. Ia pun mengaku belum mengetahui perkembangan selanjutnya.

"Logikanya, Pemkab pasti akan diminta untuk membantu (pencairan). Tapi sampai sekarang belum ada informasi lagi dan kami belum tahu kelanjutannya. Apalagi, kemarin PA habis mantu (menikahkan anaknya)," kata Sugimo.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved