Sleman

Produk Sirup Sehat Berbahan Alami Asal Sleman Ini Raih Pengakuan dari BEKRAF

Penghargaan kategori Food Start Up Indonesia tersebut diberikan pada Agustus 2018, setahun setelah produk Moon Shine diluncurkan.

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Anneke Puriwidyantari dan Satria Cahya Pamungkas menunjukkan produk Moon Shine 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Saat ini tingkat kesadaran terhadap pentingnya kesehatan semakin meluas.

Hal tersebut juga didukung dengan munculnya berbagai produk konsumsi dengan berbagai kandungan alami yang baik bagi tubuh.

Dr Satria Cahya Pamungkas (33) dan Anneke Putri Puriwidyantari (28) menjadi dua dari sekian banyak orang yang peduli tentang asupan gizi sehat.

Keduanya mengembangkan merek bernama Moon Shine, jajaran produk minuman yang berasal dari bahan alami.

Saat ditemui oleh Tribunjogja.com beberapa waktu lalu, ide munculnya produk Moon Shine berawal dari ketidaksengajaan.

Baca: Rasakan Iga Sapi Jumbo Bumbu Khas Bali di The Captain Resto

"Kita awalnya sering berdiskusi dan riset kecil-kecilan, hingga akhirnya kita memutuskan untuk membuat produk Moon Shine ini," jelas Anneke, istri dari Satria Cahya Pamungkas.

Satria sendiri mengaku ia dan Anneke senang mencicipi berbagai jenis rasa bahan alami, mulai dari buah hingga beragam jenis rempah.

Lewat eksplorasi itulah mereka mulai merancang dan meracik berbagai rasa minuman.

Tujuan keduanya sama, yaitu bagaimana membuat minuman yang enak namun tetap mengandung gizi yang sehat.

"Saya juga mempelajari berbagai jurnal dan riset, termasuk menonton berbagai tutorial di Youtube," jelas Satria.

Baca: Mencicipi Nikmatnya Nasi Jagung Khas ala Rumah Makan Kampung Jawa Sleman

Setelah melakukan berbagai proses percobaan, akhirnya produk Moon Shine lahir pada Juni 2017.

Produk yang mereka buat berbentuk sirup serta kemasan siap minum.

Cahya menyatakan bahwa bahan-bahan yang digunakan berasal dari petani lokal.

Mereka bahkan sudah memiliki penyalur tetap untuk produknya.

Meski menggunakan label sehat, Cahya mengaku belum berani menjamin produk buatannya sehat 100 persen, sebab proses pembuatannya masih menggunakan gula.

Namun ia menjamin bahwa kandungan gulanya rendah dan asalnya alami, bukan pemanis buatan.

Baca: Kaleidoskop 2018: Penantian Panjang PSS Sleman Kembali ke Kasta Tertinggi

"Gula juga masih sangat dibutuhkan dalam proses pembuatan sirupnya," jelas Cahya.

Berkat kreativitas serta ide yang unik, produk Moon Shine sudah diganjar penghargaan oleh Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) RI.

Penghargaan kategori Food Start Up Indonesia tersebut diberikan pada Agustus 2018, setahun setelah produk Moon Shine diluncurkan.

Anneke menjelaskan ada 4 varian rasa sirup yang diedarkan yaitu Apple Temptation (apel dan jahe), Tropical Purple (nanas, jahe, bunga telang), Passionate Dragon (buah naga dan rempah), serta Relaxing Blue (campuran buah pala).

Sejauh ini, produk mereka masih beredar terbatas di sejumlah restoran di Yogyakarta dan Solo.

Namun mereka juga menerima pesanan via online.

Baca: Warga Sempu Latihan Membuat Sirup dari Buah Salak

"Omzet kita per bulan bisa mencapai Rp 6 juta, dengan kemampuan produksi 100 liter per tahun," jelas Anneke.

Anneke juga menjamin bahwa produknya mampu bertahan lama hingga setahun. Alih-alih pengawet buatan, keduanya memanfaatkan sari kulit kerang sebagai pengawet alaminya.

Seluruh proses produksi juga dilakukan di kediaman keduanya, yaitu di Ngabean Kulon, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman.

Mereka pun berharap bisa mengembangkan lebih banyak produk ke depannya, serta bisa lebih diterima oleh publik secara luas.

"Tentunya kami juga ingin membut produk yang lebih sehat dan berkualitas lagi," kata Anneke.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved