Yogyakarta
Disabilitas Tak Jadi Penghalang Berdonor Darah
Warga Gunungkidul ini justru menjadi teladan bagi banyak orang untuk tetap rendah hati dan mau mendonorkan darahnya untuk sesama.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Ari Nugroho
Seperti diketahui tanggal 26 Desember 2005 setahun pascabencana tsunami di Provinsi Aceh, Relawan PMI mendapat pengakuan dengan dinyatakannya tanggal 26 Desember sebagai Hari Relawan PMI oleh Presiden Republik Indonesia.
PMI selalu berupaya memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat melalui jaringan relawan di lima Kabupaten/Kota di DIY.
PMI mendedikasikan dirinya dalam memberikan bantuan kepada korban konflik bersenjata, kerusuhan, dan gangguan keamanan lainnya; memberikan pelayanan darah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; melakukan pembinaan relawan.
Selain itu, PMI juga melaksanakan pendidikan dan pelatihan yang berkaitan dengan Kepalangmerahan; membantu dalam penanganan musibah dan/atau bencana di dalam dan luar negeri; membantu pemberian pelayanan kesehatan dan sosial; dan melaksanakan tugas kemanusiaan lainnya yang diberikan oleh Pemerintah sesuai yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan.
Pada saat yang sama juga dilakukan penyerahan rompi kepada 78 Kecamatan se-DIY yang dilakukan secara simbolis kepada perwakilan 6 Camat sebagai Pelindung PMI dan 6 orang Ketua PMI Kecamatan.
Selain itu juga Relawan PMI akan unjuk keterampilan simulasi pertolongan pertama.
Baca: Peringati Hari Palang Merah, Relawan Muda Didorong Aktif dalam Gerakan Kemanusiaan
“Selain untuk memotivasi pribadi-pribadi Palang Merah, penghargaan ini diharapkan juga menjadi motivator pribadi-pribadi di luar Palang Merah untuk tetap bersama PMI terus berkarya mengabdikan diri untuk kemanusiaan. Bersama PMI, aksi serta komitmen Anda akan ikut mengangkat derajat kesejahteraan bangsa,” kata Gusti Prabu.
Mengusung tema “Kesiapsiagaan Relawan PMI Dalam Menghadapi Bencana” dan “Semangat Kepahlawan Relawan PMI” pada usia ke-73 tahun, PMI memotivasi masyarakat untuk terus melakukan aksi-aksi kemanusiaan dengan semangat netralitas tanpa membedakan agama, bangsa, suku bangsa, warna kulit, jenis kelamin, golongan dan pandangan politik. (TRIBUNJOGJA.COM/Agung Ismiyanto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/untung-subagyo-menerima-penghargaan-pendonor-darah-sukarela-75-kali.jpg)