Gunungkidul
Sumber Protein, Kepompong Ulat Jati Banyak Diburu Masyarakat Gunungkidul
Meskipun dirasa menjijikan oleh beberapa orang, tetapi ungkrung memberikan rasa yang lezat bagi para penikmatnya yaitu rasa gurih ketika digigit.
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto
Sumber Protein, Kepompong Ulat Jati Banyak Diburu Masyarakat Gunungkidul
Imagonya berwujud kupu-kupu berwarna kuning.
"Pupanya itulah yang disebut ungkrung oleh masyarakat Gunungkidul, Selain di pohon jati, ulat dan ungkrung juga berada di pohon besi yakni, di daerah Kecamatan Semanu dan Rongkop. Jika dikonsumsi rasanya lebih enak,” ucapnya.
Ungkrung atau ulat jati menurutnya bukanlah hama tanaman karena munculnya saat musim semi, bertahun-tahun tidak ada laporan masyarakat yang ulat jati merusak tanaman.
"Kedatangan ulat maupun ungkrung justru ditunggu sebagian masyarakat," tutupnya. (*)