Bantul
Bersama Aslam Ridho, Disperindag DIY Bagikan Bantuan Gerobak Angkringan di Bantul
Bantuan gerobak ini merupakan implementasi dari program peningkatan geliat ekonomi kerakyatan dalam negeri.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ari Nugroho
Bimtek itu meliputi pengelolaan managemen sederhana, penyajian hingga pengelolaan makanana supaya tidak cepat basi.
"Selain itu, kita juga akan lakukan pembinaan supaya program ini benar-benar bermanfaat dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat," harapnya.
Sementara itu, anggota DPRD DIY komisi B, Drs, H Aslam Ridho mengatakan program penguatan ekonomi dalam negeri berupa bantuan gerobak semestinya mampu meringankan beban biaya produksi para pedagang kecil.
Selama ini, menurutnya, para pedagang angkringan banyak yang tidak memiliki gerobak sendiri. Untuk bisa terus berjualan mereka terpaksa harus sewa gerobak.
"Sewanya itu Rp 5 ribu, ada yang bayar harian ada juga yang mingguan. Dengan adanya bantuan ini, setidaknya akan dapat mengurangi biaya produksi. Masyarakat ingin berjualan tidak usah lagi sewa gerobak," terangnya.
Kedepan, untuk meningkatkan geliat ekonomi kerakyatan, Aslam berharap pemerintah tidak hanya memberikan bantuan berupa gerobak semata. Namun bisa dibarengi membantu dalam hal permodalan.
Pihaknya mengaku akan mengusulkan supaya tahun mendatang, para pedagang kecil juga bisa juga mendapatkan bantuan modal.
"Insyaallah bantuan isi-nya nanti bisa dianggarkan tahun 2019. Kita masih rumuskan apakah nanti bantuan dalam bentuk uang atau barang," ujar dia.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bantuan-gerobak-angkringan-kepada-masyarakat.jpg)