Kulonprogo
Kekeringan Landa Kulon Progo, BPBD Ajukan Lagi Rekomendasi Perpanjangan Tanggap Darurat
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo mengajukan rekomendasi perpanjangan kembali masa tanggap darurat kekeringan kepada bupati.
Penulis: Singgih Wahyu Nugraha | Editor: Gaya Lufityanti
Suhardiyana menyebut, curah hujan saat ini belum merata sedangkan tingkat penguapan air masih cukup tinggi sekarang ini mengingat suhu udara juga cukup panas.
"Sekalipun turun hujan, air belum bisa meresap optimal dan tidak bisa menjadi stok resapan di sumur-sumur. Sementara, warga dari wilayah lain yang sebelumnya tidak masuk dalam peta dampak kekeringan ini sekarang juga mulai minta bantuan air bersih. Seperti di Kalipetir (Kecamatan Pengasih)," kata Suhardiyana.
Kepala Pelaksana BPBD Kulon Progo, Ariadi membenarkan bahwa pihaknya telah mengirimkan rekomendasi perpanjangan masa tanggap darurat kekeringan kepada Bupati Kulon Progo.
Baca: Darurat Kekeringan, BPBD Kulon Progo Lihat Perkembangan Cuaca
Meskipun, hal itu masih perlu diikoordinasikan lebih lanjut sembari melihat perkembangan cuaca berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta kondisi di tengah masyarakat.
BPBD dalam hal ini masih memiliki stok air bersih sekitar 400 tangki dan diperhitungkan mencukupi untuk penyaluran bantuan bagi warga hingga setengah bulan atau sekitar dua minggu.
Pun saat ini dropping air masih terus berjalan ke titik-titik yang terdampak sesuai permintaan dari masyarakat.
WIlayah yang paling sering mendapat distribusi antara lain di Kecamatan Samigaluh, Kalibawang, Girimulyo, Kokap, dan Pengasih karena memang cukup terdampak kekeringan itu. (*)