Kulonprogo

Kekeringan Landa Kulon Progo, BPBD Ajukan Lagi Rekomendasi Perpanjangan Tanggap Darurat

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo mengajukan rekomendasi perpanjangan kembali masa tanggap darurat kekeringan kepada bupati.

Kekeringan Landa Kulon Progo, BPBD Ajukan Lagi Rekomendasi Perpanjangan Tanggap Darurat
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kulonprogo 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kekeringan yang melanda sebagian besar wilayah Kulon Progo hingga kini masih terus berlanjut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo mengajukan rekomendasi perpanjangan kembali masa tanggap darurat kekeringan kepada bupati.

Baca: BPBD Akan Surati Pemkab Gunungkidul untuk Naikkan Status Tanggap Darurat Kekeringan

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kulon Progo, Suhardiyana mengatakan, sedianya masa tanggap darurat itu akan diperpanjang untuk kali kedua dengan periode status pada 1-19 November 2018 ini.

Rekomendasinya sudah dikirimkan ke Pemerintah Kabupaten Kulon Progo untuk disetujui.

"Pengajuan rekomendasi perpanjangan masa tanggap darurat kekeringan sudah kami ajukan, tinggal menunggu tandatangan Bupati saja," kata Suhardiyana pada Tribunjogja.com, Kamis (1/11/2018).

Masa tanggap darurat bencana kekeringan sebelumnya telah ditetapkan untuk periode 25 Juli hingga 30 September 2018.

Lantaran kekeringan masih terjadi, status itu diperpanjang hingga 31 Oktober 2018.

Saat ini ada sekitar 194 titik kekeringan di 30 desa dalam 8 kecamatan.

Permintaan bantuan air bersih masih terus berdatangan.

Saat ini setidaknya ada 7.436 kepala keluarga (KK) warga yang terdampak kekeringan dan kesulitan mendapat air bersih.

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved