Bantul

Selain Siapkan 93 Posko GMHP, KPU Bantul Akan Datangi Pesantren dan Asrama

KPU kabupaten Bantul menyediakan 93 posko Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP).

Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul
Ketua Divisi Perencanaan dan Data KPU DIY, Wawan Budiyanto melakukan ekpos posko GMHP di PPS Banguntapan, Rabu (3/10/2018) pagi. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Bantul menyediakan 93 posko Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP).

Diungkapkan oleh Ketua KPU Bantul, Johan Komara, posko tersebut tersebar di 17 kecamatan dan di 75 desa se-kabupaten Bantul.

Baca: KPU Bantul : Perlu Lakukan Diskusi untuk Pemasangan Baliho Kampanye

Posko GMHP ini merupakan ruang untuk penyempurnaan daftar pemilih tetap (DPT).

Penyempurnaan DPT ini dilakukan dengan cara, pertama menghapus pemilih yang tidak memenuhi syarat, seperti pemilih ganda dan yang sudah meninggal.

Kedua yakni mengubah dengan cara memperbaiki elemen data.

Terakhir yakni menambah, bagi pemilih yang belum terdaftar.

Posko GMHP ini melayani masukan dan tanggapan masyarakat pada 1-28 Oktober mendatang.

Khusus di Bantul, kata Johan, posko ini juga akan jemput bola pada masyarakat.

"Kami terima masukan dan tanggapan di posko yang tersedia. Selain itu kami juga akan mobile atau mendatangi spot-spot konsentrasi masa. Seperti di car free day misalnya," kata Johan kepada Tribunjogja.com, Rabu (3/10/2018) pagi.

Lanjutnya, pihaknya juga berencana mendatangi komunitas-komunitas yang termasuk dalam kategori rawan dalam hal hak pilih.

Komunitas yang dimaksud yakni seperti asrama dan pondok pesantren.

"Kami akan masuk di komunitas rawan terkait hak pilih seperti di asrama atau pesantren. Rawan ini dalam arti hak pilih, dalam konteks pendataan hak pilih sudah terdata atau belum," jelas Johan.

Menurutnya ada kemungkinan di asrama-asrama yang penghuninya bukan warga Bantul.

"Harapannya mereka memastikan namanya sudah masuk DPT asal. Bisa dicek online dulu di sidalih.kpu.go.id," jelasnya.

Pihaknya juga akan melakukan sosialisasi pada forum-forum di masyarakat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved