Kesehatan
5 Manfaat Vitamin D bagi Kesehatan
Diperkirakan, paparan sinar matahari yang masuk pada kulit selama 5-10 menit 2-3 kali per minggu dapat menghasilkan vitamin D yang cukup.
Anak-anak yang mendapat suplai vitamin D cukup dapat mengurangi risiko infeksi influenza.
3. Mengurangi risiko diabetes
Beberapa penelitian observasional telah menunjukkan hubungan timbal balik antara konsentrasi vitamin D dalam darah di tubuh dan risiko diabetes tipe 2.
Pada orang dengan diabetes tipe 2, kadar vitamin D yang tidak mencukupi dapat berdampak negatif terhadap sekresi insulin dan toleransi glukosa.
Dalam sebuah studi, bayi yang menerima 2.000 Unit Internasional per hari vitamin D memiliki risiko 88 persen lebih rendah terkena diabetes tipe 1 pada usia 32 tahun.
4. Bayi dan kehamilan yang sehat
Wanita hamil yang kekurangan vitamin D tampaknya berisiko lebih besar mengalami preeklampsia dan membutuhkan operasi caesar.
Status vitamin D yang buruk dikaitkan dengan diabetes melitus gestasional dan vaginosis bakterial pada wanita hamil.
Penting juga untuk dicatat bahwa kadar vitamin D yang tinggi selama kehamilan dikaitkan dengan peningkatan risiko alergi makanan pada anak selama 2 tahun pertama kehidupan.
5. Pencegahan kanker
Vitamin D sangat penting untuk mengatur pertumbuhan sel dan untuk komunikasi dari sel-ke-sel.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa calcitriol (bentuk aktif hormon dari vitamin D) dapat mengurangi perkembangan kanker.
Ini dilakukan dengan memperlambat pertumbuhan dan perkembangan pembuluh darah baru di jaringan kanker, meningkatkan kematian sel kanker, dan mengurangi proliferasi sel dan metastasis.
Vitamin D mempengaruhi lebih dari 200 gen manusia, yang dapat terganggu ketika kita tidak memiliki cukup vitamin D.
Asupan vitamin yang dibutuhkan setiap orang berbeda-beda tergantung usia mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/5-manfaat-vitamin-d-bagi-kesehatan_20180824_214232.jpg)