Akhir Tragis Satu-satunya Pria yang Menolak Memberi Hormat Kepada Hitler

Sebuah foto yang dibuat pada 13 Juni 1936 ini menjadi bukti nyata 'kebengalan' seorang pria Jerman bernama August Landmesser

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
wikimedia via Business Insider
August Landmesser menolak mengangkat lengannya untuk memberikan hormat Sieg Heil ketika acara pembabtisan Hitler yang berlangsung di Kapal Angkatan Laut Jerman Blohm & Voss di Hamburg pada 13 Juni 1936. (Wikimedia) 

Pihak otoritas Jerman memerintahkan kepadanya untuk meninggalkan istrinya yang Yahudi tersebut. Keduanya dilarang menjalin hubungan percintaan.

(Baca juga: Kisah U-Boat 168, Bangkai Kapal Selam Nazi yang Ditemukan Bersama Tengkorak di Laut Jawa)

Tapi dasar Landmesser keras kepala dan saking cintanya kepada istrinya, ia pun menolak melakukan hal itu.

Lagi, Landmeseer ditangkap pada tahun 1938 dan kali ini ia dipenjara selama tiga tahun di Kamp Konsentrasi.

Ini merupakan awal dari petaka demi petaka yang ia alami.

Selama ditahan, ia tak pernah lagi bertemu dengan istri dan anaknya.

Belakangan diketahui, Nazi juga mengerahkan polisi rahasia mereka untuk mencari Irma Eckler dan menangkapnya dalam keadaan hamil anak kedua.

Irma terpaksa melahirkan anak keduanya di penjara dan dikirim ke kamp konsentrasi. Kemudian Irma Eckler diyakini telah dipindahkan ke tempat 'pembantaian' pada tahun 1942.

Ia diyakini tewas, bersama dengan 14 ribu orang lainnya.

Sementara Landmesser, dikirim ke medan mperang pada tahun 1944. Beberapa bulan kemudian, ia dinyatakan hilang di Kroasia. (*)

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved