Benarkah Minum Jeruk Setelah Makan Udang Bisa Keracunan? Ini Penjelasan Ahli

Pernahkah Anda mendengar larangan minum setelah memakan udang? Konon banyak yang bilang anda bisa keracunan. Benarkah?

Benarkah Minum Jeruk Setelah Makan Udang Bisa Keracunan? Ini Penjelasan Ahli
IST
Udang Goreng dan Minuman Jeruk 

TRIBUNJOGJA.com - Pernahkah Anda mendengar larangan minum setelah memakan udang? Konon jika Anda melanggar pantangan tersebut, ada peluang besar untuk mengalami keracunan.

Namun menurut Doktor Gizi Poltekkes Kemenkes Jakarta 2 dan Nutrisionis Persagi, Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, minum jeruk sehabis menikmati udang tidak dilarang dalam dunia medis.

Rita juga berkata bahwa efek keracunan seperti yang disangkakan masyarakat selama ini tidak ada.

Kekhawatiran masyarakat tentang keracunan tersebut didasari oleh adanya kandungan arsen di udang yang bercampur dengan vitamin Cdari jeruk. Padahal, masyarakat perlu mengenali terlebih dulu jenis arsen yang menyebabkan keracunan.

Terdapat dua jenis arsen. Pertama adalah arsen organik yang biasa ditemukan dalam daging, sayuran, dan buah. Lalu, yang kedua adalah arsen anorganik yang terkandung dalam logam berat.

Rita berkata bahwa sifat arsen pada udang adalah organik dengan nama arsenobetain.

“Arsen organik tidak bersifat toksik (beracun) karena tidak mudah diserap masuk ke sel dan juga mengalami metabolisme terbatas,” ujarnya kepada Kompas.com pada Minggu (2/4/2018).

Kendati demikian, udang tetap mengandung arsen anorganik, walaupun dalam jumlah yang sangat kecil yakni kurang dari empat persen atau sekitar 0,5 mg. Itu pun biasanya ditemukan pada udang yang berasal dari perairan yang tercemar logam berat.

“Kandungan arsen anorganik pada udang pernah diteliti. Udang dari perairan tercemar, arsen anorganiknya hanya 0,2 mg untuk satu kilogram udang,” imbuhnya.

Sementara itu, keracunan arsen terjadi jika mengonsumsi 70-200 mg arsen anorganik. Jumlah tersebut setara dengan konsumsi arsen 1 mg per kilogram berat badan setiap harinya.

Halaman
123
Editor: mon
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved