Ayahuasca, Ramuan Amazon yang Bikin Halusinasi hingga Alam Supranatural

Beberapa suku di Amazon dan lembah Orinoco Amerika Selatan mampu menyadari kehadiran para roh melalui upacara minum anggur.

Editor: iwanoganapriansyah
IST
Turis ikut meramu Ayahuasca, minuman dari Suku Amazon yang bikin halusinasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Dunia tak kasat mata memang sulit dibuktikan keberadaannya. Namun, dari beberapa temuan tertulis beberapa suku di Amerika Selatan mampu menyadari kehadiran para roh melalui upacara minum anggur.

Halusinogen atau zat pemicu halusinasi yang banyak disalahgunakan oleh sebagian remaja kota besar dalam zaman modern ini, ternyata telah dikenal masyarakat tradisional zaman dulu.

Zat itu sering terdapat dalam tanaman, seperti kecubung, kaktus peyote yang mengandung meskalin, jamur yang mengandung psilocybin, DMT (dimetiltriptamin, zat sintetik), STP – sintetik halusinogen yang efeknya seperti LSD (lysergic acid diethylamide), dan amfetamin.

Adalah hutan hujan Amazon dan lembah Orinoco, yang terletak di Kolumbia dan Ekuador, tempat tumbuh sejenis tanaman anggur rambat yang oleh para ahli botani disebut Banisteriopsis caapi.

Bila batangnya direbus atau direndam air kemudian diracik bahan-bahan alamiah hasilnya adalah bahan halusinogenik yang mereka sebut Yaje (baca: ya-hei) atau Ayahuasca yang berarti Anggur bagi Sang Jiwa.

Tanaman anggur rambat Banisteriopsis caapi.
Tanaman anggur rambat Banisteriopsis caapi. (IST/Julian Palmer)

Membantu dukun meramal

Anggota masyarakat modern banyak yang terjerumus menggunakan zat halusinogen sebagai "gerbang ajaib" untuk melarikan diri dari kenyataan pahit kehidupan.

Dengan cara penggunaan yang cenderung salah, yang didapatkan justru "perjalanan" yang tidak bisa diramalkan, tidak menyenangkan, bahkan berakibat kematian. Lain halnya dengan masyarakat terasing di Amazon.

Dalam tradisi mereka telah terbentuk kepercayaan dasar yang menganggap suci upacara minum Yaje. Amaru atau dukun wanita, kendi tempat abu sembahyang, dan roh di alam semesta adalah bagian dari kenyataan.

Setelah meminum Yaje, biasanya mereka merasakan satu atau beberapa gejala, mulai dari pusing, berkeringat, gemetar, kejang, mual, muntah yang berkepanjangan, diare hebat, mengalirnya lendir dari hidung, terteror rasa takut, dan dorongan bertindak agresif.

Tapi setelahnya? Sungguh luar biasa, pemakai akan merasa berpindah ke dunia maya tanpa batas yang menakjubkan sejelas pemandangan dalam kehidupan nyata.

Demikian juga pada sang dukun pemimpin upacara. Berkat rohnya, yang bebas menjelajah, ia mampu melihat dan berkomunikasi dengan nenek moyangnya para dewa, roh berbagai binatang, bahkan manusia prasejarah.

Terbuka pula kesempatan baginya untuk mempelajari berbagai ilmu pengetahuan, mulai dari pemahaman terhadap alam semesta hingga jawaban atas bermacam-macam teka-teki tertentu.

Di antaranya, untuk mengetahui pengobatan yang harus diberikan terhadap pasien, mengetahui ciri-ciri dan identitas pelaku kejahatan yang tak kunjung terungkap, menemukan barang-barang yang hilang, menentukan daerah perburuan, atau menemukan jalan keluar atas masalah yang dialami masyarakatnya.

Pembuatan ramuan Ayahuasca
Pembuatan ramuan Ayahuasca ()

Yang luar biasa, ia juga mampu melongok ke masa depan. Dukun yang terlatih tak hanya bisa mengatur kemampuan pandangnya sendiri, juga gambaran yang dilihat oleh muridnya, ataupun orang biasa sesama peserta upacara Yaje.

Halaman
1234
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved