Telan Anggaran Besar, DRPD Gunungkidul Soroti Pembangunan Taman Budaya
Dana yang digelontorkan cukup besar, sehingga diperlukan pengawasan penggunaan anggaran keistimewaan.
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunungkidul menyoroti pembangunan Taman Budaya Gunungkidul yang menelan Danais sebesar Rp 104 miliar.
Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Gunungkidul, Ari Siswanto, menilai jika dana yang digelontorkan cukup besar, sehingga perlu dilakukan secara bertahap, termasuk pengawasan penggunaan anggaran keistimewaan tersebut.
"Dana cukup besar, sehingga perlu dilakukan bertahap. Jika betul begitu, harusnya sudah melalui tim appraisal," ujar Ari.
Kendati penyerapan sudah baik, namun pihaknya menyesalkan, Pemerintah tidak pernah melibatkan DPRD terkait pembangunan Taman Budaya tersebut.
Padahal sudah jelas, fungsi dari dewan adalah menjadi kontrol dan pengawas.
Sehingga jika masih terdapat kekurangan dapat segera diperbaiki di kemudian hari.
"Dewan tak pernah dilibatkan dalam pembangunan. Padahal jika ada kekurangan, kita bisa perbaiki segera. Jika pembangunan tak maksimal, nanti bagaimana," tutur Ari.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pemkab-gunungkidul_20171208_193305.jpg)