Sisi Lain Makam Banyusumurup

Pangeran Pekik Korban Isu Konspirasi Pembunuhan Raja

Kematian Pangeran Pekik pada 1659 merupakan puncak dari intrik yang terjadi di dalam istana.

Pangeran Pekik Korban Isu Konspirasi Pembunuhan Raja
Tribun Jogja/ Setya Krisna Sumargo
Pusara Pangeran Pekik di Makam Banyusumurup, Girirejo, Imogiri. Menyatu dalam satu area di sebelah kiri adalah pusara Pangeran Lamongan. 

Sebagai catatan silsilah, sejak Sultan Agung menaklukkan Surabaya, segera Pangeran Pekik yang merupakan putra Adipati Surabaya, dinikahkan dengan Ratu Pandansari, adik kandung Sultan Agung.

Dengan hubungan keluarga seperti itu, berarti Ratu Pandansari yang istri Pekik adalah bibi Sunan Amangkurat I. Kelak, salah seorang putri Pangeran Pekik, diperistri Sunan Amangkurat I.

Jadilah hubungan yang sangat unik di antara paman dan kemenakan itu.

Hukuman mati atas Pangeran Pekik yang diisukan berkomplot untuk membunuh Sunan Amangkurat I itu diikuti pembunuhan terhadap istrinya, Ratu Pandansari dan anak- anaknya, termasuk seorang anaknya yang masih kecil.

Pangeran Pekik dan Ratu Pandansari menurut Serat Kandha, dibunuh dengan cara dijerat pakai tali. Ini cara yang lazim dipakai untuk mengeksekusi para pejabat istana dan bangsawan tinggi. Peristiwa ini terjadi pada 21 Februari 1659.

Baca: Kesunyian di Lembah Makam Para Hukuman Raja

Anak perempuan Pangeran Pekik yang diperistri Sunan Amangkurat I berikut tujuh putra-putranya juga dibunuh. Di Makam Banyusumurup, kini bisa disaksikan di dekat pusara Pangeran Pekik, terdapat makam bernisan kecil.

Itulah nisan Pangeran Timur, putra Pangeran Pekik dan Ratu Pandansari. Sang ratu sendiri dimakamkan di Pajimatan Imogiri, sesuai haknya sebagai putri raja (Sultan Agung).

Dari daftar yang tertera di komplek makam, dari 52 nisan penanda di Banyusumurup yang terkait dengan Pangeran Pekik, ada 32 nama yang tersebut namanya.

Ini tidak termasuk nama Raden Ronggo Prawirodirdjo III yang berbeda masa.

Halaman
123
Penulis: xna
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved