Australomelanesid, Hominid Raja Gua
Mereka bertahan selama berpuluh-puluh tahun, sempat menguasai Pulau Jawa (Gunung Sewu) sebelum perlahan menghilang digantikan ras Mongoloid
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Ikrob Didik Irawan
Jika kemudian jejak ras ini ditemukan di Sulawesi, Flores, Timor, Maluku, Papua hingga daerah di sebelah timurnya, ini sesuatu yang sangat mengagumkan.
Meninggalkan misteri besar bagaimana cara mereka menyeberangi lautan dalam dan beradaptasi dengan lingkungan baru, termasuk bagaimana mereka bisa mencapai benua Australia.
Dari temuan-temuan arkeologis di Sumatra dan Jawa serta Kalimantan, kelompok Australomelanesid ini mendominasi sejak 10.000 tahun lalu setelah arus migrasi.
Begitu perkasanya mereka sehingga sebaran peninggalannya terserak di banyak lokasi. Dominasi ras Australomelanesid runtuh ketika ras Mongoloid datang dari Pulau Formosa (Taiwan) sekitar 5.000-4.000 tahun lalu.
Paleontolog Peter Bellwood menyebut Fujian di China Selatan, merupakan akar dan asal usul ras Mongoloid. Mereka bergerak ke Formosa, sebelum meneruskan migrasi ke Filipina, terus ke Indonesia.
Sekitar 2.000 tahun lalu, menurut teori Out of Taiwan, kelompok Mongoloid ini mencapai Pasifik (Polinesia).
Ras ini membawa kebudayaan yang sangat maju, dan terus berkembang mendominasi hingga sekarang.
Tentang bagaimana kehidupan para Australomelanesid di Gua Braholo, penelitian Puslit Arkenas menunjukkan manusia di Gua Braholo hidup dari berburu dan meramu.
Pembakaran sudah mereka kenal, berikut aneka peralatan litik maupun nonlitik.
Daya dukung lingkungan sekitar Gua Braholo juga sangat mendukung.
Tak hanya biota air tawar dari sungai atau telaga di sekitarnya, penghuni Gua Braholo sudah mengenal biota laut.
Ini ditunjukkan sisa cangkang kerang (moluska) yang ditemukan dalam jumlah yang cukup banyak.
Jarak terdekat menuju pesisir Laut Selatan dari gua sekitar 18 kilometer.
Temuan berbagai alat batu maupun tulang juga menggambarkan gua itu dipakai untuk lokasi produksi. Baik untuk berburu maupun peralatan pendukung lain, termasuk perhiasan sederhana. (xna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/gua-braholo-manusia-purba_20171113_123044.jpg)