Karyawan Koperasi Mau Digaji Berapa Saja, Asal Koperasi Tetap Berdiri
Pemerintah pun diharapkan dapat membantu koperasi unit desa agar bangkit dan berjaya kembali seperti dulu kala.
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Gaya Lufityanti
Krisis ini menghantam perekonomian masyarakat, membuat banyak usaha bangkrut, yang juga berdampak buruk pada operasional KUD Bhumikarta.
Harga-harga melambung tinggi, biaya operasional koperasi membengkak.
Satu per satu bidang usaha KUD Bhumikarta mulai berguguran dan hanya menyisakan jasa pembayaran listrik yang ada hingga saat ini.
"Krisis moneter tahun 1998 silam sangat memukul usaha dan perekonomian masyarakat kala itu. Termasuk koperasi kami. Kami hanya beruntung masih dapat berjalan sampai sekarang," ujar Anggono.
Paska krisis moneter tahun 1998 lalu, kondisi KUD Bhumikarta semakin membaik.
Selang beberapa tahun, muncul berbagai macam toko waralaba dan jasa layanan pembayaran secara online yang lebih praktis dan dapat diakses di mana saja.
Akibatnya, KUD Bhumikarta semakin terpuruk.
Dari puluhan karyawan yang ada, kini hanya tersisa enam karyawan yang bekerja di sana.
Pendapatannya pun sangat minim jauh dari upah layak.
Kendati demikian, Anggono dan karyawan lain tetap bertahan.
Meski tak lagi berusia muda, dirinya tetap akan bekerja di koperasi tersebut, karena ini sudah menjadi pilihannya.
"Kami sudah tidak memikirkan lagi gaji, jangankan UMR, dibayar berapapun mau. Untuk tambahan saya juga jualan sate di dekat pasar. Memang memprihatinkan namun, ini agar koperasi tetap berdiri," ujarnya.
Kini KUD Bhumikarta, menjadi satu dari tujuh KUD yang tersisa di Gunungkidul.
Hingga kini koperasi ini masih terus bertahan, meski digilas modernisasi.
Pemerintah pun diharapkan dapat membantu koperasi unit desa agar bangkit dan berjaya kembali seperti dulu kala.
"Kami sudah lama berada disini, ini adalah penghidupan kami, kami terus bertahan siapa tahu bisa ada perubahan," pungkas Anggono.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/kud-wonosari_20171011_182119.jpg)