Mitos 'Lusan' dalam Tradisi Jawa, Anak Pertama Tak Boleh Menikahi Anak Ketiga, Begini Penjelasannya

Keberagaman budaya itupun menjadi salah satu kekayaan tak ternilai dari Indonesia.

Mitos 'Lusan' dalam Tradisi Jawa, Anak Pertama Tak Boleh Menikahi Anak Ketiga, Begini Penjelasannya
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Sebagai negeri kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memang dikenal memiliki banyak pulau dan suku bangsa.

Dari banyaknya suku bangsa yang mendiami pulau-pulau tersebut, secara otomatis Indonesia pun memiliki beragam budaya, adat istiadat serta tradisi dari masing-masing suku.

Masing-masing adat itu juga memiliki keunikan serta menjadi mitos yang dipercaya oleh masyarakatnya.

Keberagaman budaya itupun menjadi salah satu kekayaan tak ternilai dari Indonesia.

Satu di antara beragam adat atau budaya tersebut adalah soal mitos 'lusan' alias telu dan kapisan yang masih hidup dan dipercaya sebagian masyarakat Jawa.

Telu dalam bahasa Jawa berarti Tiga, sementara kapisan bermakna pertama.

Jadi arti dari mitos lusan ini adalah ketiga dan pertama. Namun apa sebenarnya makna mitos lusan ini?

Mitos ini sendiri mengacu pada kepercyaan dan mitos seputar pernikahan, dimana anak pertama dilarang atau tidak dianjurkan menikah dengan anak ketiga.

Meski tak semua orang percaya dengan mitos ini, namun beberapa orang Jawa masih ada pula memegang teguh dan mempercayai terkait mitos lusan tersebut.

Dilansir dari beberapa sumber, ada sejumlah alasan dan kepercayaan dalam budaya Jawa terkait mitos ini. 

Halaman
123
Penulis: ton
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved