Diduga Banyak Bangunan Langgar Perizinan, Talut Code Ambrol Urung Diperbaiki
Sejumlah bangunan yang berdiri di atas talut sungai Code yang longsor ditengarai melanggar Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Ikrob Didik Irawan
Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sejumlah bangunan yang berdiri di atas talut sungai Code yang longsor ditengarai melanggar Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
Selain itu, perbaikan talut yang sudah mulai longsor sejak tahun 2016 silam urung dilakukan karena terdapat bangunan yang melanggar garis sempadan sungai.
“Berdasarkan surat dari balai besar wilayah sungai serayu dan opak (BBWSSO) tertanggal 24 November 2017 tidak direkomendasikan adanya perbaikan. Hal ini karena ada bangunan yang melanggar garis sempadan sungai,” kata Kepala Bidang Sumber Daya Air, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogya, Aki Lukman Nur Hakim, Rabu (8/3/2017).
Sementara, terkait bangunan di atas talut, juga ditengarai terjadi pelanggaran IMB.
Hal itu diketahui setelah pihkanya menanyakan ke Dinas Penanaman Modal dan Perizinan.
Aki menjelaskan, berdasarkan informasi dari Dinas Penanaman Modal dan Perizinan memang ada penambahan ruang di belakang bangunan yang tidak sesuai IMB yang diajukan di awal.
Untuk sementara ini, terkait dengan penanganan longsor di Kampung Terban, Kelurahan Terban, Kecamatan Gondokusuman, pihaknya baru bisa mengarahkan warga untuk mengungsi.
Pihaknya pun masih menunggu koordinasi dengan BBWSSO yang akan dilakukan bersama dengan Komisi C setempat untuk pembersihan material longsor.
Koordinasi ini akan dilakukan Senin pekan depan.
“Kami tunggu koordinasi terlebih dahulu. Percuma kalau langsung dibersihkan namun tidak segera dibangun. Apalagi lokasi longsor juga curam,” katanya.
Pihaknya pun sedang menyusun surat melalui Penjabat (Pj) Wali Kota Yogya yang akan dikirimkan ke Direktorat Jendral (Dirjen) Sumber Daya Air Kementrian Pekerjaan Umum dan ditembuskan ke BBWSSO.
Surat tersebut bukan hanya untuk penanganan longsor di Terban tapi juga yang berada di Gondolayu.
Pihaknya pun membenarkan jika ada potensi longsor susulan. Pasalnya jika ada getaran sedikit saja seperti gempa, angin, pun batu di atas sewaktu-waktu bisa rubuh.
Apalagi, kondisi cuaca ekstrim yang hingga kini masih terjadi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/talut-code-ambrol_20170308_191950.jpg)