Kekerasan dalam Diksar Mapala UII
Muncul Tagar #SaveRektorUII setelah Dr Harsoyo Mengundurkan Diri
Keputusan untuk mundur ini ternyata juga membuat sedih beberapa netizen. Bahkan mereka yang mengaku bukan alumni UII juga ikut bersedih.
Penulis: say | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM - Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Dr Harsoyo memutuskan mengundurkan diri setelah tiga mahasiswanya meninggal dunia, dalam kegiatan pendidikan dasar (Diksar) Mapala Unisi.
Ia merasa, kasus tersebut merupakan tanggung jawab pimpinan perguruan tinggi tersebut.
Setelah berita soal mundurnya Harsoyo beredar luas, muncul tagar #SaveRektorUII di media sosial.
Meskipun kekerasan yang berujung pada tewasnya tiga mahasiswa itu terjadi di masa kepemimpinannya, tetapi banyak netizen berada di pihaknya.
Banyak yang salut dan ada pula yang tak terima dengan keputusan tersebut. Berikut komentar sejumlah netizen di grup Info Cegatan Jogja.
Den Bachtiar: "Koyo pejabat Jepang, bushido. Salut buat pak Rektor."
Anggoro Bagus Suwondo: "sulit menemukan orang yang sikap karakter kaya gini di Indonesia. Hebat."
Hari Mbhendol's: "Pak Rektor, semoga menjadi inspirasi dan contoh pemimpin Indonesia."
Francisco: "Kesatria. Patut dijadikan contoh bagi para politikus korup yang getol walau sudah ketangkap."
Novitta: "Yang salah bukan rektornya tapi oknum di balik masalah ini."
Keputusan untuk mundur ini ternyata juga membuat sedih beberapa netizen. Bahkan mereka yang mengaku bukan alumni UII juga ikut bersedih.
"Please beliau bukan rektor kampus gua tapi kenapa gua nangis beliau undurin diri. #saverektoruii," twit akun @xytbogummy.
"Mesakke njenengan pak, harus memikul berat semua ini #SaveRektorUII," kata @dhanisprass.
Ada pula yang menolak pengunduran diri Harsoyo.
"Menolak pengunduran diri Bapak Rektor #saverektoruii #saveuii #tolakmundur," komentar @mellysa_dj di Instagram.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/save-rektor-uii_20170126_172657.jpg)