Polres Bantul Amankan Anggota Geng Pelaku Aksi Jalanan

Geng tersebut disinyalir terorganisir rapi, karena memiliki bagan organisasi berupa ketua geng, kode etik, dan base camp.

Penulis: usm | Editor: oda
tribunjogja/usman hadi
Jajaran Polres Bantul berhasil mengamankan anggota dan pengurus Geng CSG, geng itu ditengarai sebagai salah satu anggota pihak yang kerap lakukan klitih di jalanan, Selasa (17/1/2017). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Jajaran Polres Bantul berhasil membekuk dua anggota geng yang selama ini sering lakukan klitih di wilayah sekitaran Yogyakarta.

Geng tersebut disinyalir terorganisir rapi, karena memiliki bagan organisasi berupa ketua geng, kode etik, dan base camp.

Dari keterangan yang berhasil dikorek penyidik, memang geng tersebut suka mencari gara-gara ke mereka yang pernah memiliki masalah dengan anggota geng.

Geng yang dimaksud bernama CSG, sementara anggota geng yang berhasil diamankan berinisial RN (20) alias Ndebik, warga Ngemplak, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Bantul, dan AM (22), warga Gedogan, Desa Srigading.

Dari keterangan mereka ke penyidik, salah satu dari mereka adalah ketua Geng CSG wilayah Bantul Selatan.

"Salah satu anggota geng yang kami amankan ngakunya masih sekolah di salah satu SMK di Srandakan," ujar Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Anggaito Hadi Prabowo, Selasa (17/1/2017).

Menurut Anggaito, dalam aktivitasnya Geng CSG memang suka mencari masalah.

Jika ada salah satu anggota yang memiliki masalah dengan kelompok atau masyarakat lainnya, mereka sukarela membantu membalaskan dendam, lalu melakukan aksinya di jalanan.

"Sampai sekarang kasus ini masih kami kembangkan. Kami juga belum melakukan penangkapan (anggota Geng CSG lainnya), sementara anggota geng lainnya masih dalam tahap pengejaran," paparnya.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dikorek penyidik, bisa disimpulkan jika aktivitas klitih yang pernah dilakukan geng ini dilakukan terencana.

Meski begitu, dihadapan penyidik kedua orang tersebut mengelak pernah melakukan aksi di Bantul, melainkan mereka pernah melakukan klitih di wilayah Kota Yogyakarta.

"Dari hasil penyelidikan kami, yang bersangkutan memang pernah melakukan tindak pidana, tapi TKP-nya tidak di sini (Bantul)," ungkapnya.

Lanjut Anggaito, kedua anggota geng saat ditanya berapa jumlah Geng CSG di Bantul, mereka enggan menjawab. Tapi berdasarkan informasi dari intel, diketahui jika di wilayah Bantul ada sekitar 15 anggota.

Sementara mereka sudah memiliki tempat tempat berkumpul.

Mereka juga mengakui keberadaan Geng CSG tidak hanya di Bantul, melainkan juga di wilayah Sleman dan Kota Yogyakarta.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved