Pembantaian Kucing

Danang Si Pembantai Kucing Kian Dikecam, Kini Ada Petisi untuk SBY

Gerakan itu berupa petisi online yang langsung ditujukan kepada Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono melalui alamat change.org.

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jika sebelumnya muncul halaman facebook bernama "Kecam Danang Sutowijoyo Sang Pembantai Kucing", kini muncul gerakan lebih serius lagi dalam mengusut tuntas tindakan dari seorang yang membantai kucing secara sadis. Gerakan itu berupa petisi online yang langsung ditujukan kepada Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono melalui alamat change.org.

"Adili para pelaku kejahatan pada hewan seperti Danang Sutowijoyo Sang Pembantai Kucing" demikian judul petisi yang dibuat oleh kelompok Cat-Protection itu. Namun sayang, setidaknya hingga Sabtu (01/3/2014) malam, dukungan untuk petisi tersebut tampaknya belum cukup banyak.

"Saya mewakili pecinta hewan yang lain pada umumnya dan pecinta kucing pada khususnya memohon agar Bapak dan aparat penegak hukum dapat bertindak tegas terhadap kasus ini dan juga kasus-kasus kejahatan hewan yang lain. Agar kejadian ini atau kejadian yang lebih parah lagi terjadi" demikian salah satu kutipan dari petisi yang beralamat di sini.

Sebelumnya diberitakan, nama Danang Sutowijoyo, langsung menjadi sasaran kecaman setelah melakukan aksi penembakan terhadap kucing dan memamerkan foto kucing yang telah mati di media sosial miliknya.

Kecaman muncul di jejaring sosial Twitter setelah Danang mengunggah foto kucing yang ditembaknya di jejaring sosial Path baru-baru ini.

Foto yang diunggah di Path disertai dengan kalimat yang menunjukkan bahwa bangga telah menggunakan senapannya untuk membunuh kucing.

"Anak kucing ini meregang nyawa di ujung laras Sharp TIGER baru saya. Kucing naas ini menjadi korban keganasan proyektil kaliber 4,5 mm yang dilesatkan senapan baru saya. Kucing ini saya tembak dari jarak sekitar 20 meter dengan kekuatan 12 kali pompaan. Hasilnya, peluru menembus bagian rahang kucing dan melaju terus hingga keluar dari wajah kucing. Kucing sempat mengalami kejang-kejang dan akhirnya mati 2 menit kemudian. 1 shot 1 kill. hahahaha....," demikian dikatakan Danang.

Melihat foto Danang di Path, sejumlah pengguna Twitter kemudian mem-posting ulang foto Danang di Twitter dengan disertai ragam tweet kecaman.

Entah akibat banyaknya mention yang disertai kecaman, akun Twitter Danang Sutowijoyo kini sudah tak bisa dibuka lagi.

Menurut penelusuran Kompas.com, aksi penembakan terhadap kucing dilakukan Danang tak cuma sekali dan tak baru-baru ini.

Di akun Facebook-nya, tertanggal 3 Mei 2013, Danang juga telah mengunggah foto kucing yang berhasil ditembaknya disertai status, "Mancing Mania Mantaaaaap..!! Ini adalah kucing ke 5 yang berhasil dibantai."

Saat itu, ragam kecaman dari teman Danang sebenarnya telah muncul. Namun, tak mempan bagi Danang.

Bisa dipidanakan

Aktivis kesejahteraan satwa mengecam tindakan Danang Sutowijoyo yang menembak sejumlah kucing hingga tewas dan memamerkan foto korbannya di jejaring sosial.

Pramudya Harzani, Dewan Pengawas Jakarta Animal Aid Network (JAAN) menilai bahwa tindakan itu bukan saja tidak mendukung kesejahteraan satwa tetapi sudah "gila".

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved