Hati-hati, Kanker Paru Sulit Terdeteksi

Kanker ini tersembunyi di buli paru. Sulit dilacak. Kalaupun kemudian diketahui, ia sudah meruyak ke bagian lain tubuh

Tayang:
Editor: Iwan Al Khasni

Cara lain dengan bronkoskopi, biopsi, computes tomography (CT) scan, magnetic resonance imaging (MRI), dan positron emission tomography (PET) Scan, scan tulang, ataupun tes darah untuk melihat pertanda tumor.

Stadium

Stadium kanker merupakan ukuran sejauh mana kanker menyebar dalam tubuh (Grafis). Stadium mencakup evaluasi ukuran kanker dan penetrasi ke jaringan dan kelenjar getah bening di sekitarnya.

Penetapan stadium penting untuk menentukan pengobatan kanker. Selain itu juga bisa untuk memprediksi harapan hidup penderita. Makin tinggi stadium kanker, makin rendah harapan hidup penderita.

Situs Medicinenet.com menyebut, pengobatan kanker paru antara lain dilakukan dengan operasi (pada stadium I dan II), radioterapi, kemoterapi, krioterapi (operasi beku) dan brakiterapi (penanaman keping radioterapi dekat jaringan kanker).

Terapi lain adalah terapi target dengan obat seperti erlonitib dan gefinitib yang menyasar pada protein yang berperan dalam pembelahan sel. Terapi lain memanfaatkan obat antiangiogenesis (bevacizumab) yang menghambat pembentukan pembuluh darah baru di jaringan kanker. Selain itu, ada juga terapi fotodinamik, ablasi radiofrekuensi, serta imunoterapi menggunakan campuran antibodi dan vaksin.

Menurut Anwar, secara statistik, harapan hidup mereka yang didiagnosis kanker paru stadium IV adalah beberapa bulan sampai beberapa tahun. Umumnya kurang dari satu tahun. (*)

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved