Bantul

Jelang Pileg, Empat Caleg di Bantul Tidak Memenuhi Syarat

KPU Bantul mencatat ada empat calon legislatif yang dinyatakan TMS atau tidak memenuhi syarat.

Jelang Pileg, Empat Caleg di Bantul Tidak Memenuhi Syarat
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
KPU Bantul menggelar sosialisasi tahapan pemilu 2019 di Hotel Ros-in Sewon Bantul, Jumat (12/4/2019). Di dalamnya termasukerbicara mengenai empat caleg tidak memenuhi syarat di Kabupaten Bantul. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL- Pemilihan Umum Legislatif tahun 2019 tinggal menyisakan hitungan hari.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul mencatat ada empat calon legislatif yang dinyatakan TMS atau tidak memenuhi syarat.

"Di Bantul ada empat caleg berstatus TMS dengan berbagai varian. Dua caleg karena meninggal dunia dan dua lainnya karena mengundurkan diri dari partai politik, diterima sebagai CPNS," kata Komisioner KPU Bantul Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Joko Santosa, ketika sosialisasi tahapan pemilu 2019 di Hotel Ros-in Sewon Bantul, Jumat (12/4/2019).

Baca: Menikmati Manis-Gurihnya Gurameh Bakar Ala Jambon Resto

Joko mengatakan, berdasarkan undang-undang nomor 7 tahun 2017 dan Peraturan KPU bagi Calon Legislatif yang berstatus TMS maka akan dicoret dari Daftar Calon Tetap (DCT).

Daftar tersebut akan ditempel di masing-masing tempat pemungutan suara.

Adapun dua caleg di Kabupaten Bantul yang dinyatakan TMS karena meninggal dunia, kata Joko berada di dua daerah pemilihan (Dapil) yaitu dapil 4 dan dan dapil 5.

Dapil 4 caleg tidak memenuhi syarat berasal dari partai Golkar nomor urut 4, atas nama Suranta.

Sedangkan dapil 5 untuk calon legislatif TMS berasal dari partai Nasdem, nomor urut 5, atas nama Daryanto.

"Untuk Daryanto ini tidak dicoret. Karena meninggal dunia 4 April, satu minggu setelah surat suara tercetak. Yang akan dilakukan oleh KPU nanti mengeluarkan pengumuman di masing-masing TPS di dapil 5 bahwa caleg tersebut sudah meninggal dunia," terangnya.

Baca: KPU Bantul Gelar Lomba Selfie di TPS, Berhadiah Rp 8 Juta

"Jika, caleg TMS itu nanti mendapatkan suara, dicoblos, maka suaranya [tetap] sah untuk partai politik," imbuh dia.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved