Jawa

Kisah Kepahlawanan Pangeran Diponegoro Dikisahkan Kembali dalam Teater 'Aku Diponegoro'

Diponegoro keluar istana, keluar dari kenyamanan, bersama ratusan ribu rakyatnya berperang melawan kompeni dalam perang jawa, tahun 1825.

Kisah Kepahlawanan Pangeran Diponegoro Dikisahkan Kembali dalam Teater 'Aku Diponegoro'
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Saat puluhan seniman memeragakan adegan-adegan dalam Pagelaran Teater Tari 'Aku Diponegoro', Kamis (28/3) di depan masyarakat di kompleks eks-Karesidenan Kedu atau Bakorwil II Magelang. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Tangannya berontak.

Matanya tajam menatap dua serdadu Belanda yang mengepit kedua tangannya.

Di hadapan Jenderal Van De Kock dan ribuan prajuritnya, Pangeran Diponegoro ditangkap.

Lima tahun lamanya, sang pangeran memimpin perang Jawa melawan penjajah kolonial. 

Namun, perang telah membawa kesengsaraan.

Sang pangeran pun ingin berdamai, tetapi siasat Belanda licik.

Baca: 8 Langkah Mudah Quick and Fresh Make Up Look dari Emina Cosmetics

Pangeran tertipu perundingan muslihat tersebut.

Perjuangannya harus berakhir di rumah eks-Karesidenan Kedu, di Kota Magelang.

Begitulah adegan pamungkas dari kisah perjuangan Pangeran Diponegoro.

Halaman
1234
Penulis: rfk
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved