Yogyakarta

Bawaslu DIY Temukan 10 WNA Masuk dalam DPT

Bawaslu DIY temukan 10 Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke dalam Daftar Pemilih (DPT) di DIY dalam pemilu 2019 ini.

Bawaslu DIY Temukan 10 WNA Masuk dalam DPT
internet
Logo Bawaslu 

TRIBUNJOGJA.COM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY temukan 10 Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke dalam Daftar Pemilih (DPT) di DIY dalam pemilu 2019 ini.

Amir Nashirudin, Kordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Bawaslu DIY menyampaikan jika 10 WNA tersebut tersebar di empat Kabupaten/Kota yang ada di DIY, yakni satu di Berbah Sleman, satu di Mergangsan Kota Yogyakarta, satu di Purwosari Gunungkidul dan tujuh di Bantul.

"Sejauh ini Bawaslu DIY menemukan data 10 WNA masuk DPT. Ini tersebar di empat Kabupaten/Kota. Untuk Kulonprogo masih kita telusuri," terangnya pada Tribunjogja.com.

Lebih lanjut, Amir menjelaskan jika WNA tersebut berasal dari Jepang, Belanda, Amerika dan Malaysia.

Baca: On Trend: 6 Gaya Mix and Match Koleksi Terbaru Gaudi Clothing

Dia menyampaikan jika awalnya sekitar lima hari yang lalu ada laporan dari masyarakat mengenai adanya WNA yang masuk ke DPT.

Mengetahui hal tersebut, Bawaslu langsung melakukan penelusuran.

"Awalnya dulu beredar di medsos, ada laporan dari warga ada WNA masuk DPT. Kemudian kita cek ke lapangan. Akhirnya kita menyisir dan menemukan nama-nama itu. Ada sepuluh tersebar di empat kabupaten, yang Kulonprogo kita masih menunggu beberapa penelusuran," jelasnya

Amir menerangkan jika pihaknya juga melakukan pengecekan dengan mendatangi alamat WNA tersebut.

"Dari laporan warga, langsung penelusuran. Pertama ke Dukcapil, kedua cek ke data DPT, kemudian cek ke lapangan untuk memastikan orang itu memang ada dan alamat sesuai dengan KTP yang tertera. Kita datangi langsung," jelasnya.

Nantinya, ketika datanya sudah terverifikasi, pihaknya akan langsung mengirim surat resmi ke KPU untuk segera dilakukan penindakan.

Baca: Bawaslu Kota Yogyakarta Awasi Reses Caleg Incumbent

Amir menjelaskan jika WNA tidaklah boleh masuk dalam DPT.

"Kita sarankan ke KPU untuk perbaikan data pemilih, untuk dicoret dari DPT. Kita masih menghimbun, kalau sudah himpun, verifikasi, mungkin dalam waktu dekat kita akan kirim secara resmi ke KPU untuk mencoret atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS) data pemilih tersebut dari DPT pemilu 2019," jelasnya.

Sementara itu, Wawan Budiyanto, Ketua Perencanaan, Data dan Informasi KPU DIY menjelaskan jika pihaknya juga masih menulusuri mengenai hal tersebut.

"Kami sedang menelusuri data tersebut, kemudian akan diklarifikasi secara langsung door to door jika menemukan data yang dimaksud. Untuk penulusuran kita lakukan dengan mencermati data dan mengklarifikasi," ungkapnya.

Wawan mengatakan jika untuk penyebab adanya WNA yang masuk dalam DPT, tentunya harus menunggu hasil klarifikasi. (*)

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved