Sleman

Langgar Aturan Jarak, Bawaslu Sleman Tertibkan 6 Baliho Kampanye

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sleman menertibkan enam buah billboard berbayar kampanye.

Langgar Aturan Jarak, Bawaslu Sleman Tertibkan 6 Baliho Kampanye
internet
Logo Bawaslu 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sleman menertibkan enam buah billboard berbayar kampanye.

Penertiban tersebut dilakukan beberapa hari lalu.

Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Sleman, Sutoto Jatmiko menjelaskan penertiban dilakukan karena pemasangan billboard melanggar aturan jarak.

"Posisinya kurang 10 meter dari simpang traffic light, dan kurang 15 meter dari fasilitas pemerintah," jelas Toto pada Tribunjogja.com melalui telepon, Kamis (21/02/2019).

Baca: Lebih Dekat dengan Rizki Rahma Nurwahyuni, Dalang Cantik dari Yogyakarta

Toto merinci dari enam billboard tersebut, tiga unit di antaranya untuk kampanye anggota DPD RI, dua unit untuk calon legislatif dan satu unit untuk capres.

Lokasi pemasangannya berada di Simpang Gejayan-Colombo, Simpang Kentungan, Pertigaan UIN Sunan Kalijaga, serta Pertigaan Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta.

"Pemiliknya kita hubungi untuk proses lebih lanjut," ujar Toto.

Baca: Sosialisasikan Pemilu 2019, Bawaslu Gunungkidul Buka Pojok Pemilu di CFD Alun-alun Wonosari

Sementara itu, saat melakukan penertiban di Kecamatan Depok, petugas Bawaslu Sleman menemukan lebih dari 200 alat peraga kampanye (APK) yang melanggar.

Pemasangannya tersebar di berbagai titik. Petugas pun langsung menertibkan dengan mencopot ratusan APK tersebut.

"Sedangkan untuk penertiban bendera partai hingga saat ini masih belum kami lakukan," kata Toto.(*)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved